Berita Bangli
193 SD dan SMP di Bangli Mulai PTM
Pariarta menyebut, dari total 165 SD dan 28 SMP di Bangli seluruhnya telah memulai PTM. Hanya saja belum semua mulai belajar.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Noviana Windri
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga I Komang Pariarta mengatakan per hari Kamis (10/3) rata-rata sekolah di Bangli telah memulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.
Kendati demikian, tidak semua sekolah memulai pembelajaran.
Pariarta menyebut, dari total 165 SD dan 28 SMP di Bangli seluruhnya telah memulai PTM.
Hanya saja belum semua mulai belajar.
Misalnya di SMPN 2 Bangli, siswa masuk untuk gotong-rotong membersihkan ruangan kelas yang sudah lama kosong.
Baca juga: Hari Ini Bangli Mulai PTM Terbatas, Maksimal Hanya Boleh 4 Jam Pembelajaran
Baca juga: 514 Siswa PTM Terbatas di SMPN 1 Negara, Riantori: Ini Akan Diuji Coba Selama Dua Minggu ke Depan
Baca juga: PTM Tunggu Sampai April, Disdikpora Bali dan Denpasar Belum Mau Buru-buru
Namun ada juga yang telah memulai belajar, seperti di SDN 2 Kawan karena bertepatan dengan penilaian tengah semester (PTS).
Disebutkan pula, sesuai SE No. 420/927/Dikpora tertanggal 8 Maret 2022, dalam PTM terbatas ini jumlah maksimal siswa dalam satu kelas sebanyak 50 persen.
Hal ini mengacu pada Inmendagri No. 12 tahun 2022 tertanggal 28 Februari, di mana Bangli berada di PPKM level 3.
"Mengenai pengaturannya, kami serahkan pada masing-masing sekolah. Bisa menggunakan sistem ganjil genap, maupun sesi," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/suasana-ptm-terbatas-di-sdn-2-kawan-bangli-kamis-103.jpg)