Tips Kesehatan
7 Penyebab Muntah Darah, Peradangan Lambung Hingga Kanker Kerongkongan
Penyebab muntah darah yang paling umum biasanya berasal gangguan pada saluran pencernaan, lambung, atau usus kecil.
TRIBUN-BALI.COM - Penyebab muntah darah yang paling umum biasanya berasal gangguan pada saluran pencernaan, lambung, atau usus kecil.
Perlu diketahui, kondisi yang dalam dunia kesehatan dikenal dengan istilah hematemesis ini termasuk keadaan darurat medis.
Ketika muntah darah, segera ke rumah sakit atau berkonsultasi ke dokter.
Berikut beberapa kemungkinan penyebab kenapa muntah darah.
Penyebab muntah darah Dilansir dari NHS, ada beberapa penyebab muntah darah yang paling umum, antara lain:
Baca juga: Kenapa Penyakit Liver Bisa Menyebabkan Muntah Darah? Berikut Penjelasannya
Baca juga: BPBD Denpasar Tangani Korban Laka Lantas Pendarahan dari Hidung hingga Muntah Darah
Peradangan lambung
Komplikasi peradangan lambung bisa menyebabkan muntah darah.
Penyebab kondisi ini bisa berasal dari tukak lambung atau peradangan pada lapisan lambung (gastritis).
Varises esofagus
Varises esofagus adalah pembengkakan vena di bagian bawah saluran makanan atau esofagus.
Biasanya, muntah darah terkait varises esofagus tidak menimbulkan rasa sakit. Kondisi ini jamak disebabkan penyakit liver.
Penyakit asam lambung kronis yang parah
Penyakit asam lambung kronis atau gastro esophageal reflux disease (GERD) yang parah bisa memicu muntah darah.
Kondisi ini disebabkan kerongkongan cedera atau robek ketika teriritasi asam lambung.
Darah yang tertelan saat mimisan
Ketika mimisan cukup parah, ada kemungkinan sebagian darah tertelan.
Kondisi ini terkadang juga bisa memicu muntah darah.
Baca juga: Kecelakaan Tunggal di Jalan Imam Bonjol Denpasar, Seorang Pemotor Tak Sadarkan Diri dan Muntah Darah
Baca juga: Dua Pengendara Motor Ibu-ibu Tabrakkan di Denpasar Bali, Satu Orang Dilaporkan Muntah Darah
Warna darah yang keluar saat muntah ini biasanya berwarna hitam atau cokelat gelap.
Ketika seseorang tanpa sengaja menelan racun berbahaya seperti cairan asam yang bersifat korosif atau racun arsenik, penderita bisa mengalami muntah darah.
Gangguan darah Muntah darah terkadang juga bisa jadi tanda penyakit terkait gangguan darah; seperti kadar trombosit rendah, leukemia, hemofilia, atau anemia.
Kanker kerongkongan, lambung, atau hati
Penyebab muntah darah yang jarang tapi dirasakan sebagain orang yakni kanker kerongkongan, lambung, atau hati.
Gejala penyakit ini utamanya yakni kerap muntah darah dan berat badan turun drastis tanpa sebab jelas.
Cara mengetahui penyebab muntah darah
Jika Anda berkonsultasi ke dokter setelah muntah darah, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik.
Selain itu, penderita juga ditanyai warna darah yang keluar saat muntah dan sedikit banyaknya muntah darah untuk mendeteksi tingkat keparahan pendarahan.
Dilansir dari Healthline, jika darah berwarna merah segar, biasanya penyebab muntah darah berasal dari gangguan di kerongkongan atau lambung.
Sedangkan muntah darah yang berwarna merah kecoklatan atau hitam biasanya terkait pendarahan yang sudah terjadi selama beberapa saat.
Baca juga: Seorang WBP Lapas Kerobokan Meninggal Dunia, Usai Mengalami Demam dan Muntah Darah
Baca juga: Seorang PDP Virus Corona Muntah Darah, Dibawa Ke Orang Pintar Disangka Korban Santet
Untuk mendiagnosis penyebab muntah darah, dokter terkadang juga menyarankan penderita menjalani pemeriksaan:
Endoskopi untuk melihat kondisi saluran pencernaan
Tes darah untuk memeriksa jumlah darah lengkap
CT scan, USG, pemindaian sinar X, atau MRI
Dari hasil pemeriksaan tersebut biasanya bisa diketahui penyebab muntah darah dengan pasti dan ditentukan pengobatan paling tepat untuk mengatasi kondisi ini.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "7 Penyebab Muntah Darah yang Paling Umum", Klik untuk baca: https://health.kompas.com/read/2022/03/11/160100468/7-penyebab-muntah-darah-yang-paling-umum?page=2
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-muntah-darah-karena-penyakit-liver-penyebab-muntah-darah-kenapa-muntah-darah.jpg)