Berita Denpasar

Terbukti Terlibat Peredaran Sabu, Komang Adi Diganjar Penjara Tujuh Tahun di PN Denpasar

Oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, terdakwa Komang Adi divonis terbukti bersalah terlibat peredaran narkotik jenis sabu

Penulis: Putu Candra | Editor: Wema Satya Dinata
warta kota
Ilustrasi. Terbukti Terlibat Peredaran Sabu, Komang Adi Diganjar Penjara Tujuh Tahun di PN Denpasar 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Komang Adi Sutrisna Yasa (29) telah diganjar pidana penjara selama tujuh tahun.

Oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, terdakwa Komang Adi divonis terbukti bersalah terlibat peredaran narkotik jenis sabu.

Diketahui, Komang Adi ditangkap petugas kepolisian saat akan menempel sabu di seputaran Jalan Gunung Agung, Denpasar.

Dari tangan terdakwa berhasil diamankan 37 paket sabu siap edar.

Baca juga: Harga Kebutuhan Pokok di Denpasar 13 Hari Jelang Ramadhan 2022, Bawang Putih Naik, Cabai Merah Turun

"Terdakwa divonis penjara selama tujuh tahun, denda Rp 1 miliar subsider tiga bulan penjara.

Vonis majelis hakim sama dengan tuntutan jaksa penuntut," terang Desi Purnani Adam selaku penasihat hukum terdakwa, Senin, 21 Maret 2022.

Majelis hakim pimpinan Ketut Kimiarsa dalam amar putusannya menyatakan, terdakwa Komang Adi telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah tanpa hak atau melawan hukum menjadi perantara dalam jual beli atau menerima narkotik golongan I dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5 gram.

Sebagaimana dakwaan kedua jaksa penuntut, kata Desi Purnani Adam, kliennya tersebut melanggar Pasal 114 Ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotik.

"Terdakwa dan juga jaksa penuntut sama-sama menerima," ungkap pengacara dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar.

Diungkap dalam surat dakwaan jaksa, bahwa terdakwa Komang Adi ditangkap petugas kepolisian dari Satnarkoba Polresta Denpasar di depan SMP PGRI, Jalan Gunung Agung, Denpasar Barat, Jumat, 15 Oktober 2021 sekitar pukul 11.00 Wita.

Ditangkapnya terdakwa bermula dari informasi masyarakat yang diperoleh petugas kepolisian. Disebutkan terdakwa kerap mengedarkan narkoba. Berbekal informasi itu petugas kepolisian melakukan penyidikan dan memantau pergerakan terdakwa.

Saat itu terlihat terdakwa melintas dengan gerak gerik mencurigakan, dan tidak butuh waktu lama polisi langsung mengamankan terdakwa.

Selanjutnya dilakukan penggeledahan, dari tangan terdakwa petugas mengamankan 30 paket plastik klip berisi sabu siap edar.

Penggeledahan berlanjut ke kos terdakwa di Jalan Parigata, Jimbaran, Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

Baca juga: Vaksinasi Bawa Sampah Plastik, Polsek Denpasar Timur Berikan Beras

Di sana kembali ditemukan 7 paket plastik klip berisi sabu.

Selain itu diamankan juga 1 timbangan elektrik, 2 bendel plastik klip kosong, dan barang bukti terkait lainnya.

Dari keterangan terdakwa mengaku 37 paket sabu seberat 5,98 gram itu adalah milik Mad Jharot.

Terdakwa bertugas menempel atas perintah Mas Jharot dengan upah Rp 50 ribu sekali tempel.  Juga terdakwa bisa mengkonsumsi sabu gratis dari pekerjaan ini. (*)

Artikel lainnya di Berita Bali

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved