Berita Bali
TNI di Klungkung Robek Baju Loreng Selamatkan Pendarahan Korban Laka Lantas, Ini Respons Pangdam
Seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) Semarapura Kelod Kangin, Klungkung, Bali, bernama Sertu (Sersan Satu) Suparto (41) menyelamatkan korban laka
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
"Kami tidak mengharapkan penghargaan itu semua, kami larinya ke kemanusiaan," ucap dia.
Pada kesempatan yang sama, Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Sonny Aprianto menyerahkan penghargaan berupa Piagam, Patung Praja Raksaka, dan seragam PDL, saat acara penyerahan penghargaan juga dihadiri pejabat utama Kodam IX/Udayana, Danrem 163/Wirasatya dan para Dandim jajaran.
Pangdam Udayana memberikan apresiasi kepada Sertu Suparto atas tindakan apa yang dilakukan untuk membantu kesulitan masyarakat karena yang dilakukannya adalah panggilan tugas, kewajiban sebagai anggota TNI, memegang teguh sumpah prajurit salah satu butirnya adalah usaha mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya.
"Beberapa hari yang lalu Sertu Suparto membantu masyarakat mengalami musibah kecelakan lalu lintas, terjadi pendarahan serius sehingga tergerak hatinya mengorbankan dan melepas baju, disobek untuk mengikat luka. Saya yakin itu dorongan dia sebagai prajurit, tidak ada tujuan mencari nama atau menaikkan citra itulah kewajiban prajurit di tengah masyarakat," kata Mayjen TNI Sonny
"Tidak ada hal spesial namun hal seperti ini perlu saya apresiasi, saya berharap ini menimbulkan motivasi pada seluruh prajurit Kodam Udayana dari Bali hingga Nusa Tenggara baik itu satuan komando kewilayahan, satuan tempur, satuan bantuan tempur, satuan administrasi agar membantu masyarakat berupaya mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya," jabar dia.
Di samping itu, Pangdam Udayana juga menggambarkan berbagai program yang Kodam Udayana lakukan untuk kepentingan masyarakat, seperti menekan angka stunting, mengatasi kekeringan dengan pompa hidram dan sumur bor, serta di bidang pertanian dan ketahanan pangan.
"TNI AD selain menegakkan kedaulatan NKRI, di wilayah tanggung jawab Kodam adalah meminimalisir ancaman dari dalam dan luar. Pembinaan teritorial dilakukan Satkowil dari Babinsa Koramil Korem hingga Kodam, harapan saya ini menggugah para prajurit untuk melakukan hal yang sama sehingga kehadiran Kodam dirasakan oleh masyarakat di wilayah teritorial," paparnya.
Dandim 1610/Klungkung, Letkol Inf Suhendar Suryaningrat menambahkan, bahwa saat itu pihaknya menerima laporan Danramil 1610-01/Klungkung Kapten Caj Putu Suteja apel sempat ditunda untuk menolong korban kecelakaan lalu lintas dan mengerahkan kendaraan di satuan untuk mengevakuasi korban ke rumah sakit.
"Pada saat itu mereka mau melaksanakan apel pagi, ada keramaian di depan Makoramil ternyara ada masyarakat yang kecelakaan, apa yang dilakukan Pak Suparto benar, cepat tanggap anggota lain juga membantu, dan korban pun dibawa kendaraan Koramil karena ambulans belum segera tiba setelah dipanggil," ucapnya.
Dandim merespons penghargaan bagi prajuritnya di Klungkung sebagai sebuah kebanggaan dan apresiasi atas tugas mulia.
"Aksi heroik di dengar Pangkima saya sebagai Dandim bangga kepada prajurit berkorban membantu masyarakat, saya terimakasih kepada Panglima, penghargaan ini kehormatan Pak Suparto babinsa karena tugas mulianya," pungkas dia. (*)
Berita lainnya di Pangdam IX Udayana