Berita Badung

Kerugian Sentuh Angka Rp130 M, Kasus Korupsi LPD Desa Adat Sangeh Kini Diambil Alih Kejati Bali

Dugaan kasus korupsi di Lembaga Pekreditan Desa (LPD) Desa Adat Sangeh kini diambil alih oleh Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejati) Bali.

praag.ord
ILUSTRASI KORUPSI: Dugaan kasus korupsi di Lembaga Pekreditan Desa (LPD) Desa Adat Sangeh kini diambil alih oleh Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejati) Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Dugaan kasus korupsi di Lembaga Pekreditan Desa (LPD) Desa Adat Sangeh kini diambil alih oleh Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejati) Bali.

Kasus dengan kerugian Rp130 Miliar lebih itu sampai saat ini masih dalam proses penyelidikan hingga dilakukan pendalaman.

Menurut informasi yang didapat penyidik Kejati Bali pada bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Bali sudah melakukan penyidikan mulai tanggal 16 Maret 2022.

Namun sebelum melakukan penyidikan, terlebih dulu melakukan memperhatikan hasil penyelidikan Kejari Badung.

Baca juga: Dalami Dugaan Korupsi Rp 130 Miliar, Penyidik Kejati Bali Geledah LPD Adat Sangeh Badung

Hal itu dilakukan karena kasus korupsi di Desa Adat LPD ditangani Kejari Badung.

Dalam proses penyelidikan Kejari Badung diduga uang yang dikorupsikan senilai Rp130 Miliar lebih.

Hingga saat ini, penyidik dugaan Tindak Pidana Korupsi Dalam Pengelolaan LPD Desa Adat Sangeh yang terdiri dari Jaksa Kejati Bali dan Kejari Badung telah meminta keterangan dari 19 orang saksi yang terdiri dari Pengurus LPD dan Nasabah.

Selain itu juga meminta keterangan satu orang ahli. 

Kasi Intel Kejari Badung I Made Gde Bamax Wira Wibowo saat dikonfirmasi Jumat 25 Maret 2022  tidak menampik hal tersebut.

Pihaknya mengatakan jika saat ini kasus dilimpahkan ke Kejati Bali.

Baca juga: Kejati Bali Ambil Alih Penanganan Megakorupsi LPD Sangeh Badung Rp 130 Miliar

"Iya sekarang kasus LPD diambil alih oleh Kejati," ujarnya Bamax Wira Wibowo.

Menurutnya kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan dan pendalaman.

"Semua berkas sudah kita serahkan ke Kejati, selanjutnya nanti  akan dilakukan pendalaman oleh Penyidik di Kejati Bali. Termasuk pemeriksaan saksi," jelasnya.

Pihaknya pun enggan membeberkan proses penyidikan,  mengingat saat ini sudah ranah di Kejati Bali. 

Baca juga: Dewan Badung Dukung Langkah Bupati Gunakan Jalur Hukum Selesaikan Kasus Pelanggaran Tata Ruang

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved