Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tips Kesehatan

Daftar Makanan yang Harus Dihindari Penderita Kolesterol Tinggi, Ada Telur dan Keju

Tribunners, ada baiknya penderita kolesterol tinggi harus menghindari makanan berikut ini. Apa saja?

Editor: Sabrina Tio Dora Hutajulu
marekuliasz
Tribunners, ada baiknya penderita kolesterol tinggi harus menghindari makanan berikut ini. Apa saja? 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Daftar Makanan yang Harus Dihindari Penderita Kolesterol Tinggi, Ada Telur dan Keju

Tribunners, Kolesterol adalah zat lilin yang ada dalam darah. Ini adalah zat penting bagi tubuh untuk membangun sel-sel yang sehat.

Baca juga: Cara Tingkatkan Kesuburan Pria, Salah Satunya Rajin Konsumsi Daun Kelor

Tetapi kadarnya yang tinggi dapat menempatkan kita pada risiko penyakit jantung. Ini dapat menyebabkan timbunan lemak di pembuluh darah yang membatasi aliran darah melalui arteri.

Jika endapan ini pecah dan membentuk gumpalan, dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke. Kolesterol tinggi dapat diturunkan tetapi sulit dilakukan karena ini adalah hasil dari gaya hidup yang tidak sehat.

Banyak orang memiliki riwayat keluarga kolesterol tinggi dalam darah. Ini disebut hiperkolesterolemia familial.

Para ahli selalu merekomendasikan bahwa orang-orang seperti itu harus mengurangi asupan lemak jenuh untuk mengontrol kadar kolesterol mereka dan menurunkan risiko penyakit jantung.

Bahkan lembaga dan organisasi terkenal seperti American Heart Association menyarankan agar orang-orang seperti itu menghindari makan makanan seperti daging berlemak, telur, dan keju.

Menurut pedoman tersebut, bahkan minyak kelapa tidak aman untuk orang yang berisiko hiperkolesterolemia.

Tapi sekarang, menurut sebuah studi baru di University of South Florida, tidak ada bukti yang mendukung klaim bahwa diet tinggi lemak jenuh menyebabkan tingginya kadar kolesterol jahat.

Sebuah tim ahli internasional tentang penyakit jantung dan diet, termasuk lima ahli jantung yang meninjau pedoman diet untuk orang-orang dengan hiperkolesterolemia familial mengatakan mereka tidak dapat menemukan pembenaran bagi para ahli kesehatan untuk merekomendasikan diet rendah lemak jenuh.

Jurnal BMJ, menerbitkan penelitian ini.

Baca juga: Lawan Berbagai Penyakit dengan Racikan Daun Kelor dan Jahe, Catat Caranya

Hiperkolesterolemia familial adalah kelainan genetik yang menyebabkan orang memiliki kadar kolesterol dua sampai empat kali lebih tinggi dari rata-rata orang.

Hiperkolesterolemia adalah bentuk hiperlipidemia, lipid darah tinggi dan peningkatan kadar lipoprotein dalam darah.

Para peneliti mengatakan bahwa selama 80 tahun terakhir, orang dengan hiperkolesterolemia familial telah diberitahu untuk menurunkan kolesterol mereka dengan diet rendah lemak jenuh.

Tetapi penelitian ini menunjukkan bahwa diet yang lebih 'sehat jantung' adalah yang rendah gula, bukan lemak jenuh.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved