Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tips Kesehatan

Manfaat Konsumsi Apel Saat Sahur, Bisa Bikin Kenyang Lebih Lama, Anti Keroncongan

Buah apel mengandung serat yang cukup tinggi, sehingga akan memberikan rasa kenyang lebih lama saat berpuasa.

Editor: Sabrina Tio Dora Hutajulu
PIXABAY
Buah apel mengandung serat yang cukup tinggi, sehingga akan memberikan rasa kenyang lebih lama saat berpuasa. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Manfaat Konsumsi Apel Saat Sahur, Bisa Bikin Kenyang Lebih Lama, Anti Keroncongan

Tribunners, salah satu buah yang baik dikonsumsi saat sahur adalah apel.

Baca juga: BISA CEGAH OMICRON, Ini Manfaat Luar Biasa Teh Daun Kelor

Buah apel mengandung serat yang cukup tinggi, sehingga akan memberikan rasa kenyang lebih lama saat berpuasa.

Ada juga kandungan pektin di dalamnya yang bisa mengontrol kadar gula darah di dalam tubuh.

Apa saja manfaat lainnya ya?

1. Dapat menurunkan kolesterol

Disinggung sebelumnya bahwa apel mengandung pektin, serat alami yang ditemukan pada tumbuhan.

Penelitian terbaru oleh European Journal of Nutrition menemukan bahwa makan apel utuh yang kaya pektin memiliki efek penurunan kolesterol pada sukarelawan yang sehat, dibandingkan dengan jus apel.

Sebuah studi oleh Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics juga menunjukkan bahwa mengkonsumsi sekitar 75g apel kering (sekitar dua apel), membantu mengurangi kolesterol pada wanita pascamenopause.

2. Dapat melindungi dari diabetes

Apel memiliki indeks glikemik (GI) yang rendah berkat kandungan seratnya.

Ini bersama dengan kandungan flavonoidnya tinggi, dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin, yang penting untuk manajemen berat badan dan mencegah diabetes.

3. Dapat mencegah obesitas

Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa pektin yang diekstrak dari apel dapat membantu mengatur mikrobioma usus (bakteri usus yang bermanfaat), yang pada gilirannya dapat membantu mencegah obesitas dan gangguan inflamasi lainnya.

Baca juga: Modal Petik Daun Kelor di Halaman, Wajah Bisa Bersih Bebas Jerawat dan Flek Hitam

Studi pada manusia juga terlihat menjanjikan, tetapi memang penelitian lebih lanjut diperlukan.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved