Berita Badung

Diperkirakan Telan Anggaran Rp2,7 T, Proyek Jalan Lingkar Selatan Tak Bisa Digarap Pemkab Badung

Proyek Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kabupaten Badung sepertinya tidak bisa digarap langsung oleh Pemkab Badung dari dana APBD.

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) IB Surya Suamba 

Sebelumnya Surya Suamba juga mengaku belum bisa memastikan kapan proyek JLS akan rampung.

Dirinya saat ini diperintahkan oleh Bupati untuk mengkaji pembuatan semacam Perumda Infrastruktur.

Baca juga: UPDATE Terkait Bayi yang Ditemukan di Jalan Tibung Sari Dalung, Ini Langkah Dinas Sosial Badung

"Nanti, Perumda ini yang akan menangani kelanjutan Jalan Lingkar Selatan ini," ungkapnya.

Namun demikian Suryasuamba mengakui, Pemkab Badung menghadapi kendala berat, yaitu berupa pembebasan lahan.

Di mana untuk pembebasan lahan Pemkab Badung butuh dana hampir Rp800 miliar.

"Untuk pembebasan lahan pasti investor tidak mau, biasanya jika lahan sudah tersedia baru para investor mau ikut membangun jalan, itupun ada hitung-hitungannya dengan memakai skema proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU)," jelasnya.

Dijelaskan, sesuai masterplan Jalan Lingkar Selatan ini akan dibagi menjadi beberapa segmen. Meliputi Segmen 1 (Jalan Siligita-Sawangan–Ungasan). Segmen II (dari Ungasan-Pecatu), Segmen III sepenuhnya memakai Jalan Nasional, Segmen IV dari Labuan Sait-Jimbaran.

"Dari jalur yang akan dilintasi tersebut, terdapat beberapa lahan belum dibebaskan. Yakni, di Segmen II dengan anggaran sekitar Rp500 miliar dan Segmen IV seharga Rp300 miliar."

"Sehingga total anggaran yang dibutuhkan untuk pembebasan lahan sebesar Rp 800 miliar," ungkapnya. (*)

Berita lainnya di Berita Badung

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved