Berita Denpasar

Tinggal di Kuta, Mengamen hingga Tabanan, 2 Pengamen Maudeng Diamankan Satpol PP Kota Denpasar

Tinggal di Kuta, Mengamen hingga Tabanan, 2 Pengamen Maudeng Diamankan Satpol PP Kota Denpasar

Penulis: Putu Supartika | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/I Putu Supartika
Dua pengamen maudeng diamankan Satpol PP Denpasar di Jalan Raya Sesetan, Kota Denpasar, Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tinggal di Kuta, Mengamen hingga Tabanan, 2 Pengamen Maudeng Diamankan Satpol PP Denpasar.

Sudah jatuh tertimpa tangga, gara-gara tak memakai masker, dua pengamen maudeng atau berpakaian adat Bali diamankan Satpol PP Denpasar.

Nengah Merta dan Made Kalih, melintas di kawasan Jalan Raya Sesetan Kamis, 7 April 2022 pagi.

Ia baru selesai mengamen di Denpasar dan akan pulang ke rumah kosnya di kawasan Kuta.

Saat melintas, keduanya tak mengenakan masker.

Baca juga: Fenomena Pengamen Maudeng Kian Marak; Antara Kebutuhan Hidup, Peluang Bisnis, hingga Aturan Perda

Oleh petugas yang sedang melakukan sidak masker, dirinya diberhentikan dan saat ditanya mengaku dari mengamen.

Di motornya juga terdapat satu buah speaker portabel lengkap dengan mic serta gelas plastik berisi uang.

Setelah didata karena tak menggunakan masker, mereka pun dibawa ke kantor Satpol PP.

Salah seorang pengamen, Nengah Kalih mengaku dirinya mengamen dari pasar ke pasar dan bukan di jalan raya.

Untuk mengamen mereka berdua berangkat pukul 06.00 Wita dan pulang pukul 09.00 Wita.

Dengan naik motor matic Scoopy, mereka menyasar tempat-tempat strategis.

Bahkan menurut pengakuannya, mereka bisa mengamen sampai di Kediri Tabanan.

“Saya biasanya mengamen ke Denpasar, ke Tabanan Kediri juga,” kata Kalih.

Sepagi itu, mereka berdua mendapatkan Rp 104 ribu setelah dihitung di depan anggota Satpol PP.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Berita Terkait :#Berita Denpasar
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved