Berita Tabanan

Wali Siswa di Tabanan Ngaku Anaknya Dapat Souvenir, Diberikan Orang Tak Dikenal & Divideokan

Para orang tua siswa di SMPN 6 Tabanan mengaku mendapat perlakuan sama dengan SMPN 1 Gianyar, Rabu, 6 April 2022 kemarin siang.

Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Karsiani Putri
I Made Prasetya Aryawan
Suasana saat siswa pulang sekolah di depan sekolah SMPN 6 Tabanan, Kamis, 7 April 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Para orang tua siswa di SMPN 6 Tabanan mengaku mendapat perlakuan sama dengan SMPN 1 Gianyar, Rabu, 6 April 2022 kemarin siang.

Para siswa disebutkan mendapat souvenir gelang  dari orang tak dikenal.

Orang tersebut mengaku dari Jakarta.

Atas informasi ini, pihak kepolisian pun masih melakukan penyelidikan. 

Baca juga: Dewan Pasang Badang Kasus Tanah Adat, Komisi I DPRD Segera Panggil BPN Tabanan

Baca juga: SANKSI Administratif Akibat Telat Lapor SPT Bagi Wajib Pajak

Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut terjadi saat siang hari atau saat siswa pulang sekolah.

Saat itu, ada orang yang tak dikenal sedang menunggu di depan SMPN 6 Tabanan.

Kemudian ketika pulang sekolah, orang tak dikenal tersebut memberikan souvenir dari Jakarta.

Orang tak dikenal yang disebutkan seorang perempuan tersebut sempat meminta memvideokan siswa yang menerima dan diminta untuk mengatakan "Bali Jaya".

Setelah itu, perempuan tersebut kemudian pergi dan tak diketahui tujuannya. 

"Kemarin para wali murid menyampaikan di group. Pagi menjelang siang itu terjadi di depan gerbang sekolahnya," kata Ketua Komite SMPN 6 Tabanan, I Made Nurbawa saat dikonfirmasi, Kamis, 7 April 2022. 

Selain di SMPN 6 Tabanan, kata dia, peristiwa serupa juga terjadi di SDN 8 Sanggulan.

Namun, saat itu orang tak dikenal itu masuk ke dalam sekolah langsung hingga membuat guru tak bisa berkata-kata seperti terhipnotis. 

"Kalau yang di SD itu masuk ke kelas itu (orang tak dikenal). Mereka merasa terhipnotis mungkin karena tak nyangka tiba-tiba yang datang ke dalam kelas," ungkapnya. 

Sepertinya masyarakat sedang sensitif dengan kondisi saat ini.

Dampaknya, pihak sekolah tidak waspada dengan otang asing yang masuk.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved