Berita Denpasar
Capaian Vaksinasi Booster di Bali Capai Hampir 60 Persen, Pemprov Bali Sentil Buleleng
Capaian Vaksinasi Booster di Bali Capai Hampir 60 Persen, Pemprov Bali Sentil BulelengCapaian Vaksinasi Booster di Bali Capai Hampir 60 Persen, Pempro
Penulis: Ragil Armando | Editor: Harun Ar Rasyid
DENPASAR, TRIBUN BALI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali terus menggenjot vaksinasi tahap tiga atau booster kepada masyarakat Pulau Dewata.
Hal ini dilakukan sebagai bagian dari menciptakan herd immunity di kalangan masyarakat Bali.
Selain itu, percepatan vaksinasi booster ini juga dilakukan sebagai bagian dari kesiapan Bali menjadi tuan rumah G20.
Seiring dengan mulai pelonggaran berbagai persyaratan, seperti syarat perjalanan oleh pemerintah pusat.
Sekretaris Satgas Penanganan Covid -19 Provinsi Bali, I Made Rentin saat dikonfirmasi mengatakan bahwa capaian vaksinasi ketiga tersebut mencapai 55,72 persen.
Dari jumlah tersebut, Kota Denpasar menjadi wilayah yang paling tinggi tingkat vaksinasinya yakni 72,77 persen.
Hal ini sendiri menurutnya berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat saat ini.
Baca juga: Mencegah Peredaran Narkotika, Polsek Denpasar Barat Sidak Tempat Hiburan Malam
Baca juga: Dewan Soroti Kerusakan Jalan di Kecamatan Banjarangkan, Minta Dinas PU Segera Lakukan Penanganan
Baca juga: Diduga Pondasi Rapuh, Tembok Penyengker SD 2 Werdhi Buana Sepanjang 20 Meter Ambruk
“Tertinggi Denpasar, dan terendah adalah di Kabupaten Buleleng,” paparnya dalam siaran persnya, Minggu 10 April 2022.
Di sisi lain, kabupaten yang memiliki tingkat terendah dalam progress vaksinasi booster adalah Buleleng dengan 30 persen.
Sementara, Kabupaten Badung dan Tabanan sudah mencapai 60 persen. Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Klungkung 50 persen.
Serta Kabupaten Bangli, Karangasem, Jembrana 40 persen lebih.
Capian vaksinasi itu juga berpengaruh terhadap jumlah kasus yang ada di Provinsi Bali.
Terlebih saat ini beberapa event yang bertujuan untuk memutar roda perekonomian masyarakat Bali juga sudah dilakukan.
Meski tetap dengan penggunaan prokes secara ketat.
“Update Covid-19 Provinsi Bali, per Sabtu 9 April 2022 kemarin, positif 42, sembuh 45 dan meninggal 0,” imbuh Rentin.
Perolehan persentase paling banyak di Kota Denpasar merupakan salah satu motivasi bagi kabupaten lainnya.
Selain mencari upaya -upaya yang dilakukan guna mempercepat proses vaksinasi untuk menciptakan herd immunity.(gil)