Berita Denpasar

Dermaga Sanur Dikelola Perumda BPS Kota Denpasar, Rencana Terapkan e-Tiket

Diharapkan Perumda dalam pelaksanaan pelayanan penyeberangan bisa maksimal dan kinerja harus diukur agar bisa memperlancar proses penyeberangan.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Marianus Seran
TRIBUN BALI/HISYAM MUDIN
Aktivitas penyebarangan di Pantai Sanur Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Pengelolaan Dermaga Sanur Denpasar yang akan segera rampung, diserahkan kepada Perumda Bhukti Praja Sewakadarma (BPS) Kota Denpasar.

Hal ini berkaitan dengan maksimalisasi pengelolaan menggunakan sistem digitalisasi.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, penunjukan Perumda BPS sebagai pengelola karena aturannya Perumda BPS bisa mengelola Dermaga, parkir maupun utility.

“Sehingga, pengelolaan diberikan kepada Perumda BPS tanpa merubah Perda maupun membuat Perwali lagi sebagai payung hukumnya,” kata Jaya Negara.

Jaya Negara juga mengatakan jika surat penunjukan pengelolaan sudah dikeluarkan dan diterima Perumda BPS.

“Dengan surat penunjukan itu, Perumda BPS sudah resmi sebagai pengelola Dermaga Sanur,” katanya.

Baca juga: Lowongan Kerja Denpasar, Dibuka Lowongan Kerja Posisi Akunting, Maksimal Usia 35 Tahun

Bahkan menurut Jaya Negara, Perumda BPS, juga sudah mempersiapkan diri untuk study banding ke Batam sebagai wilayah yang pengelolaan dermaganya cukup baik di Indonesia.

Jaya Negara menambahkan, dengan pengelolaan dipegang Perumda BPS, maka dia berharap pelayanan kepada masyarakat dalam hal penyeberangan dilakukan secara maksimal dan terukur agar masyarakat bisa terlayani baik.

“Kami harapkan Perumda dalam pelaksanaan pelayanan penyeberangan bisa maksimal dan kinerja harus diukur agar bisa memperlancar proses penyeberangan.

Jangan sampai pemerintah pusat sudah memberikan dermaga bagus, terminalnya bagus malah managementnya tidak bagus,” imbuhnya.

Dalam pengelolaan Dermaga nantinya akan menggunakan sistem e-tiket.

Dimana, masyarakat maupun wisatawan yang akan menyeberang tidak lagi menggunakan sistem pembelian tiket di tempat.

Baca juga: 366.492 Warga di Denpasar Sudah Vaksin Booster, Cakupan Capai 72,8 Persen

Mereka menurutnya bisa membeli tiket melalui e-tiket, sehingga masyarakat hanya perlu datang sesuai waktu penyeberangan dalam tiket.

Sehingga penumpang tak perlu menunggu lama di Pelabuhan.

Jaya Negara mengatakan dalam situasi normal, rata-rata masyarakat yang nyebrang hampir 4.000 orang dari pelabuhan Sanur.

Dengan e-tiket ini, penumpang akan lebih mudah dan pengelolaannya menjadi lebih bagus. (*)

 

 

 

 

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved