Berita Denpasar

Polresta Denpasar Siapkan Personil Pengamanan Demo, Uder: Kami Sarankan Mahasiswa Aktif Buat Seminar

Polresta Denpasar turun dengan kekuatan hingga 350 sampai 400 personil, dibantu BKO Polda Bali, TNI 60 personil, Satpol PP 30 personil dan pecalang 20

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Noviana Windri
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Seluruh Indonesia melakukan aksi unjuk rasa di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (28/3/2022). Dalam aksi tersebut para mahasiswa menyampaikan protes terhadap Pemerintah atas beberapa masalah yang terjadi di beberapa waktu terakhir, seperti kelangkaan bahan pokok, pemindahan Ibu Kota Negara, penundaan Pemilu 2024 serta perpanjangan masa jabatan Presiden menjadi 3 periode. 

Laporan wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Aksi mahasiswa yang akan berlangsung pada Senin 11 April 2022 di seluruh Indonesia termasuk di wilayah Kota Denpasar mendapatkan pengamanan pihak kepolisian dan instansi terkait (inkait) lainnya.

Di Kota Denpasar, Polresta Denpasar turun dengan kekuatan hingga 350 sampai 400 personil, dibantu BKO Polda Bali, TNI 60 personil, Satpol PP 30 personil dan pecalang 20 orang.

Dalam aksi para mahasiswa ini, Kabag Ops Polresta Denpasar Kompol I Made Uder meminta kepada mahasiswa agar bisa sama-sama meredam dan menyurutkan aksi mereka hari ini.

Mengingat situasi yang baru pulih dari pandemi dan tidak membuat kegiatan yang nantinya mengganggu kegiatan di wilayah Bali nantinya.

"Mahasiswa harus cerdas melihat situasi Bali yang baru bangkit. Apalah baru ada penerbangan Internasional yang datang ke Bali, jangan sampai diganggu. Kita sarankan mahasiswa pro aktif di akademik, cenderung ke seminar-seminarlah. Kalau ada kendala, bisa perwakilan melaporkan, koordinasi dengan kita, pihak kepolisian dengan inkait yang ada," ujar Kompol Made Uder, Senin 11 April 2022.

Baca juga: Tiga Pelajar Diamankan Petugas di Stasiun Bogor, Alasannya Ingin Ikut Demo BEM SI

Baca juga: Kepung Gedung DPR RI, Berikut 4 Tuntutan Demo BEM SI

Baca juga: BREAKING NEWS: Ratusan Personil Gabungan Dikerahkan dalam Aksi Demo Para Mahasiswa di Denpasar

Lebih lanjut, para mahasiswa yang turun ke jalan agar bisa sama-sama menyampaikan pendapat dengan pihak pemerintah tanpa harus melakukan aksi di jalan. 

"Jangan menggunakan jalan umum, fasilitas umum. Pada prinsipnya nanti akan bermuara pada penilaian Bali yang tidak aman," terangnya.

Ia menilai seharusnya mahasiswa bisa memberikan akselerasi atau pendapat dengan terlebih dahulu melihat situasi saat ini khususnya di wilayah Bali. 

"Kegiatan konferensi yang ada di Bali menjadi pertayaan, aman atau tidak aman. Ya seharusnya itu bisa sama-sama disikapi," tambahnya. 

Sementara itu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihak kepolisian juga menyiapkan kendaraan watercanon, mobil rantis, hewan-hewan milik kepolisian untuk ikut mengamankan dan lain-lainnya. 

Namun begitu pihaknya berupaya untuk turun kejalan dan mengamankan dengan kearifan lokal dan humanis.

"Watercanon dan lainnya pasti kami siapkan. Tetapi kite tempati di posisi aman dulu. Kita tidak ingin menonjolkan fisik tapi kearifan.

Polisi menunjukkan kearifan dalam pengamanan Bali dan merangkul semua masyaraka," pungkas Kompol I Made Uder.

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved