Berita Buleleng

Jelang G20, Polisi Lakukan Pengamanan di Seluruh Pelabuhan Buleleng

Bali akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, pada November mendatang.

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Polisi saat memeriksa sejumlah barang yang diangkut oleh kapal yang bersandar di PPI Sangsit, Jumat 15 April 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Bali akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, pada November mendatang.

Sejumlah pengamanan pun mulai dilakukan.

Seperti di Buleleng, sejumlah personel Sat Pol Airud Polres Buleleng telah dikerahkan untuk melakukan pengamanan di seluruh pelabuhan.

Baca juga: Berdua Bagi Uang Nasabah, Kasus Dugaan Korupsi BUMDes Gema Matra Pucaksari Buleleng

Kasat Pol Airud Polres Buleleng, AKP I Wayan Parta dikonfirmasi Jumat 15 April 2022 mengatakan, pengamanan dilakukan di
Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sangsit Kecamatan Sawan, di Pelabuhan Celukan Bawang Kecamatan Gerokgak, Pelabuhan Kelurahan Kampung Tinggi Kecamatan Buleleng, serta di Labuan Lalang Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak.

Setiap pelabuhan akan dijaga oleh lima orang personel dari Sat Pol Airud Polres Buleleng, dibantu petugas gabungan dari Kantor Kesyahbadaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Dinas Perhubungan Buleleng serta Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP). 

Dijelaskan AKP Parta, pengamanan yang dilakukan berupa memeriksa  sejumlah kapal yang bersandar di pelabuhan tersebut.

Seluruh barang bawaan milik penumpang digeledah, untuk memastikan tidak ada barang berbahaya utamanya yang mengandung bahan peledak, yang masuk ke Bali. 

Baca juga: Rampungkan Berkas, Kejari Buleleng Target Limpahkan Kasus Korupsi BUMDes Pucak Sari Pekan Depan

"Jadi pengamanan ini kami lakukan jelang G20 dan hari raya Idul Fitri. Pengawasan rutin setiap hari kami lalukan selama 24 jam."

"Petugas pakai shift jaga, ada yang bertugas mulai dari pukul 08.00 wita sampai 20.00 wita, kemudian akan diganti lagi oleh petugas lain yang berjaga mulai pukul 20.00 wita hingga pukul 08.00 wita," jelasnya. 

Imbuh AKP Parta, pengamanan akan terus dilakukan oleh pihaknya hingga KTT G20 selesai dilaksanakan.

Baca juga: Nelayan di Buleleng Diperbolehkan Beli BBM Pakai Jeriken, Harus Mengikuti 2 Syarat Ini

Bahkan pihaknya juga telah mengintruksikan kepada seluruh nahkoda kapal, agar tidak terlibat dalam mengangkut barang-barang yang berbahaya.

"Jelang G20 ini jangan sampai ada indikasi bahan peledak yang masuk lewat pelabuhan. Jadi seluruh kapal yang bersandar akan kami cek."

"Penumpang dan barang yang dibawa akan kami cek. Bahkan jika diperlukan, kami akan menurunkan anjing pelacak," terangnya. (*)

Berita lainnya di Berita Buleleng

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved