Human Interest Story

Kisah Mami Sisca di Buleleng, Pelihara Belasan Anjing dan Kucing Liar, Habiskan Rp100 Ribu Sehari

Belasan anjing dengan kondisi kulit yang penuh jamur, bermain girang di salah satu halaman rumah yang terletak di Lingkungan Tegal Mawar

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Sisca De Panggabean saat memberikan makan anjing dan kucing liar yang ia pelihara di rumah kontrakannya, di Lingkungan Tegal Mawar, Kelurahan Banjar Bali, Kecamatan Buleleng, Bali, Kamis 21 April 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Belasan anjing dengan kondisi kulit yang penuh jamur, bermain girang di salah satu halaman rumah yang terletak di Lingkungan Tegal Mawar, Kelurahan Banjar Bali, Kecamatan Buleleng, Kamis 21 April 2022.

Anjing-anjing itu mulanya liar. Namun kini dirawat dengan penuh kasih sayang oleh Sisca De Panggabean, seorang transpuan yang terkenal di Bumi Panji Sakti. 

Total ada 16 ekor anjing, serta empat ekor kucing yang dipelihara di rumah milik transpuan yang akrab disapa Mami Sisca itu.

Hewan-hewan itu mulanya ditemukan berkeliaran di jalan, tanpa tuan.

Ada pula yang masih memiliki tuan, namun tidak dipelihara dengan baik, seperti diikat dan tidak diberi makan.

Hingga tubuhnya kurus, dan kulitnya dipenuhi jamur. Hal ini lantas membuat hati Mami Sisca lantas tersentuh. Ia memungut hewan-hewan berbulu itu, lalu dipelihara di rumahnya. 

Baca juga: Warga Baru Tahu KIS Terblokir di RS, Dewan Buleleng: Mereka yang Dinonaktifkan Masih Kategori Miskin

Mami Sisca menyebut, ia mulai memelihara hewan berbulu sejak 2014 lalu. 

Kala itu Mami Sisca  sedang membawakan obat untuk Orang Dengan HIV/Aids (ODHA) yang ada di salah satu desa yang ada di Buleleng.

Ia kemudian menemukan seekor anjing liar, sedang dipukul oleh segerombolan anak kecil. Hati Mami Sisca pun tergugah, ia memungut anjing tersebut lalu membawanya pulang ke rumah. 

"Anjing itu masih kecil, kulitnya korengan. Saya marah ke anak-anak itu. Saya juga melihat tatapan anjing itu, seperti berharap agar diselamatkan."

Baca juga: Buleleng Hanya Tangkap Tujuh Siaran Televisi Digital

"Saya ambil lah anjing itu, lalu saya pelihara di rumah. Dari sana lah saya jatuh cinta memelihara anjing atau kucing liar. Sampai sekarang ada 16 anjing dan empat kucing yang saya pelihara," jelasnya. 

Dengan memelihara belasan anjing dan empat kucing, setiap harinya Mami Sisca harus memasak nasi sebanyak  tiga kilogram dan beberapa kilogram tetelan ayam.

Hewan-hewan itu diberi makan tiga kali sehari. Untuk memenuhi kebutuhan perut hewan peliharaannya saja,  transpuan asal Kabupaten Klungkung ini harus menghabiskan uang Rp100 ribu per hari.  

Selain memberi makan, Mami Sisca juga rutin memberikan Vaksin Anti Rabies (VAR) bekerjasama dengan Dinas Pertanian Buleleng.

Baca juga: Lelang Jabatan Kepala Disdukcapil Buleleng dan PPKBPP-PA Minim Pelamar

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved