Tips Kesehatan

Lewatkan Sarapan dan Jangan Ngemil, Beberapa Mitos tentang Diet yang Wajib Diketahui

Diet merupakan kata yang tak asing untuk orang yang ingin menurunkan berat badan. Namun ada beberapa mitos tentang diet yang masih sering diterapkan

kompas.com
Ilustrasi diet - Lewatkan Sarapan dan Jangan Ngemil, Beberapa Mitos tentang Diet yang Wajib Diketahui 

TRIBUN-BALI.COM - Ada beberapa mitos tentang diet yang wajib diketahui.

Diet merupakan kata yang tak asing untuk orang yang ingin menurunkan berat badan.

Namun ada beberapa mitos tentang diet yang masih sering diterapkan padahal membuat diet gagal total.

Salah satunya melewatkan sarapan.

Mitos ini hadir berdasarkan asumsi bahwa tidak sarapan berarti tidak ada asupan kalori, padahal enggak semudah itu.

Sebuah penelitian menghasilkan fakta bahwa peserta riset yang melewatkan sarapan selama kanak-kanak dan dewasa cenderung memiliki lingkar pinggang yang lebih besar, kadar insulin yang lebih tinggi, dan kadar kolesterol yang lebih tinggi.

Baca juga: Intip Menu Diet Ala Orang Jepang, Bisa Turunkan Berat Badan dan Panjang Umur

Melewatkan sarapan sering berarti membuat seseorang menghabiskan lebih banyak makanan di sisa hari yang dilewati dan memiliki hubungan kuat dengan kelebihan berat badan.

Pada umumnya, berbagai program diet hanya fokus pada angka di timbangan.

Faktanya, fokus pada angka berat badan sebagai satu-satunya patokan kesuksesan membuat program diet berjalan tidak efektif sekaligus memberikan gangguan psikologis.

Dalam sebuah program diet, idealnya, yang menjadi patokan kesuksesan adalah kesehatan tubuh, bukan penurunan berat badan.

Program diet yang baik fokus pada sehat jangka panjang, bukan pada berat badan yang diturunkan dalam waktu singkat.

Dilarang Ngemil?

Baca juga: Rekomendasi 4 Makanan Diet yang Cocok untuk Dikonsumsi Saat Buka Puasa

Beberapa orang percaya bahwa ngemil adalah sebuah dosa tak termaafkan saat menjalani diet.

Padahal, pada sejumlah kasus, ngemil justru membantu mengelola asupan kalori lebih efektif.

Mengonsumsi sepotong buah atau yogurt rendah lemak bisa mengurangi keinginan makan, mencegah makan berlebihan pada waktu makan utama, atau justru mampu membuat beralih ke camilan padat energi.

Orang-orang dengan obesitas cenderung menunjukkan aktivitas ngemil lebih tinggi.

Solusinya, cobalah ngemil camilan sehat daripada ngemil camilan tidak sehat, kemudian perhatikan frekuensi makan, terutama dengan pola tiga kali makan dan dua kali camilan per hari, yang kemungkinan memiliki peran penting dalam program menurunkan berat badan. (*)

Artikel lainnya di Tips Kesehatan

Artikel ini telah tayang di Cewek Banget Grid ID dengan judul "Hempas Mitosnya, Ini Fakta tentang Diet yang Wajib Diketahui!'

Sumber: Grid.ID
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved