Serba serbi

HATI-HATI! Sang Hyang Kala Tiga Sebelum Galungan Bakal Menggoda 

Galungan sebentar lagi, dan biasanya masyarakat Hindu di Bali telah menyiapkan sarana upakara sejak jauh-jauh hari.

Pixabay
Ilustrasi demons atau setan yang selalu menggoda manusia. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Galungan sebentar lagi, dan biasanya masyarakat Hindu di Bali telah menyiapkan sarana upakara sejak jauh-jauh hari.

Baca juga: GERD dan Kaitannya Pada Penyakit Dispepsia, Jangan Anggap Sepele!

Namun tak banyak yang tahu, bahwa godaan sebelum Galungan cukup besar.

Khususnya datang dari Sang Hyang Kala Tiga.

Dalam kitab Sundarigama, koleksi Geria Gede Banjarangkan, Klungkung.

Baca juga: BALI UNITED Mulai Latihan Perdana Pekan Depan, Teco Siap Genjot Anak Asuh

Disebutkan bahwa pada Senin Pon Dungulan, merupakan waktu umat Hindu membuat berbagai macam kue persembahan.

Konon kue ini, merupakan simbol sarana penetralisir kekuatan negatif yang ditimbulkan Sang Hyang Kala Tiga pada tingkat madia.

Pada Senin Pon Dungulan, disebut panyajan.

Dan umat Hindu disarankan bersungguh-sungguh melaksanakan yoga semadi.

Artinya benar-benar bersujud kehadapan para dewa.

Baca juga: Antisipasi Arus Balik, Disdukcapil Denpasar Akan Melakukan Sidak Duktang di Pelabuhan Benoa

Agar terhindar dari pengaruh kekuatan negatif Sang Hyang Kala Tiga pada hari itu, yang berwujud Bhuta Dungulan.

Sehingga umat Hindu diharapkan benar-benar mengendalikan diri, batin, dan pikirannya.

Sebab sebelumnya, yakni pada Minggu Pahing Dungulan, atau disebut panyekeban.

Umat Hindu meyakini bahwa pada hari itu, Sang Hyang Kala Tiga telah turun ke dunia menjadi Bhuta Galungan.

Tujuannya hendak mencari makanan dan minuman.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved