Serba serbi

VIRAL! Bule Melalung di Tabanan, Berikut 8 Pohon Yang Dianggap Keramat di Bali 

Viralnya foto dan video bule melalung (tanpa busana), di Marga, Tabanan, menjadi perbincangan di jagat nyata dan dunia maya. 

Desa Tua
Ikon Desa Tua, Pohon Kayu Putih, Kecamatan Marga, Tabanan 

TRIBUN-BALI.COM - Viralnya foto dan video bule melalung (tanpa busana), di Marga, Tabanan, menjadi perbincangan di jagat nyata dan dunia maya. 

Bagaimana tidak, pasalnya bule perempuan itu berpose melalung di pohon yang dianggap keramat. 

Sebab masih masuk di kawasan area Pura Babakan. 

Baca juga: WADUH! Warga Pertanyakan Pembangunan Pabrik Mikol di Tegalbadeng Timur

Tentu saja hal ini membuat pangempon pura, dan prajuru setempat akhirnya akan mengambil tindakan dengan melakukan upacara pacaruan. 

Penyarikan Pura Babakan, sekaligus Ketua Pengelola Wisata Kayu Putih, I Made Kurna Wijaya, mengatakan rasa kekecewaannya terhadap aksi bule tersebut.

Ia mengaku sangat terkejut, dengan aksi bule tanpa busana yang justru dilakukan di sebuah pohon yang disakralkan.

Baca juga: Anak Meninggal Dunia! Apakah Itu Penyakit Hepatitis? Simak Penjelasannya

Terlebih pohon tersebut juga berada di sekitaran kawasan Pura Babakan.

Diketahui pohon ini berusia sekitar 700 tahun, dan memiliki sisi magisnya tersendiri. 

Nah Tribunners, berikut ini ada beberapa pohon yang dianggap keramat dalam Hindu di Bali. 

Beberapa jenis pohon ini, dipercaya mengandung kekuatan mistis dan bahkan dipercaya memiliki penghuni yang tak bisa dilihat dengan mata telanjang.

Baca juga: WADUH! Warga Pertanyakan Pembangunan Pabrik Mikol di Tegalbadeng Timur

Sehingga banyak pohon yang dikeramatkan maupun dianggap keramat dan angker.

Di Bali hal itu pun bisa ditemui, sehingga jika suatu pohon dianggap keramat, biasanya batangnya akan dililit dengan kain poleng atau kain putih kuning.

Berikut jenis pohon yang dianggap keramat oleh masyarakat Bali.

1. Bingin

Bagi sebagian orang, mendengar kata bingin atau beringin, maka mereka akan ingat dengan kata keramat.

Bagaiamana tidak, beringin selain memang keramatkan, juga memang keramat.

Tak jarang batang pohon beringin ini dibungkus dengan kain poleng (kotak-kotak hitam putih).

Selain itu di bawah pohon beringin juga banyak dibangun pelinggih.

Selain dianggap sebagai pohon keramat, beringin juga banyak digunakan sebagai sarana upakara.

Bahkan di Bali ada dikenal dengan tradisi ngangget don bingin (memetik daun beringin).

Baca juga: Gastroenteritis Pada Anak, Kenali Gejala Hepatitis Misterius!

2. Pule

Selain beringin, pohon lain yang dianggap keramat oleh masayarakat Bali yakni pohon pule.

Pohon yang bergetah, berbatang lurus dengan kulit yang halus ini dianggap sebagai tempat tinggalnya makhluk halus.

Apalagi jika pohon pule ini tumbuh di sungai, maupun di kuburan secara tak langsung pasti akan dianggap keramat.

Bahkan saat akan menebang pohon pule ini, para penebang biasanya akan menghaturkan sesajen atau labaan atau upah untuk penunggu di sana agar meninggalkan pohon tersebut.

Baca juga: Libur Lebaran 2022, Objek Wisata Taman Ayun Diserbu 250 Kunjungan Per Hari

3. Kepuh

Seperti pohon pule maupun beringin, pohon kepuh juga merupakan pohon yang dianggap keramat dan ada penunggunya.

Bahkan di areal Bandara Ngurah Rai ada pohon kepuh yang tak bisa ditebang dan dianggap sakti.

Beberapa orang yang akan menebang pohon ini mengalami nasib tragis dan meninggal dunia.

4. Bunut

Di Desa Manggis Sari, Kecamatan Pekutatan, Jembrana ada pohon bunut yang di bawah akarnya ada jalan raya.

Pohon itu sering disebut dengan bunut bolong.

Dipercaya bahwa rombongan pengantin tak diperkenankan melintas di jalan pada lorong buntu bolong ini.

Apabila ada yang melanggar dipercaya akan menyebabkan kecelakaan pada rombongan pengantin itu atau rumah tangganya tidak akan langgeng.

Tak hanya di tempat itu saja, sebagian besar masyarakat Bali juga menganggap bunut merupakan pohon yang angker dan dihuni makhluk halus.

Tak jarang batang pohon bunut juga dibungkus kain poleng.

Baca juga: Anak Meninggal Dunia! Apakah Itu Penyakit Hepatitis? Simak Penjelasannya

5. Taru Menyan

Pohon ini bisa ditemui di Desa Terunyan, Kintamani, Bangli.

Pohon ini telah berusia ribuan tahun dan hingga kini masih hidup.

Yang menarik, dengan adanya Taru Menyan ini, jenazah yang tak dikubur di lokasi tersebut tak berbau.

Sangat unik, aneh, dan ajaib bukan.

6. Kresek

Pohon kresek yang tumbuh di areal pura biasanya akan dikermatkan oleh warga.

Batang pohon tersebut juga akan dibalut dengan kain poleng atau putih kuning.

Selain itu, juga akan dihaturkan sesajen di bawah pohon tersebut.

Baca juga: Gastroenteritis Pada Anak, Kenali Gejala Hepatitis Misterius!

7. Bambu

Pohon yang memiliki batang beruas lurus dan berlubang pada bagian dalamnya ini juga dikenal sebagai pohon keramat dan angker.

Pohon bambu yang lebat biasanya akan menjadi tempat tinggal makhluk halus.

Dan saat malam jika melewati pohon bambu yang lebat, bulu kuduk pun akan merinding.

Selain keramat, beberapa jenis bambu juga digunakan sebagai sarana upakara semisal tiing (bambu) jajang, tiiang buluh, maupun tiing kuning.

Baca juga: Gastroenteritis Pada Anak, Kenali Gejala Hepatitis Misterius!

8. Gedang Renteng

Gedang dalam bahasa Indonesia berarti pepaya.

Walaupun pohon ini terlihat biasa saja dan tak memiliki aura mistis, namun ada jenis pohon pepaya yang dianggap mistis.

Pohon pepaya tersebut yakni gedang rentengg.

Disebut gedang renteng karena pohon pepaya ini berbunga kecil-kecil dan bercabang banyak layaknya bunga kamboja dan bunganya ini tak akan bisa menjadi buah.

Dipercaya pohon ini digunakan sebagai sarana untuk ngeleak atau melakukan ilmu hitam dan digunakan sebagai sandaran saat orang tersebut ngeleak.

Orang Bali biasanya akan memotong pohon gedang renteng ini sehingga nantinya diharapkan berbunga seperti pepaya pada umumnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved