Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kesehatan

WADUH! RSUD Buleleng Kekurangan Dokter Spesialis, Direksi Sediakan Beasiswa

Mengatasi hal tersebut, pihak direksi pun, berencana memberikan beasiswa bagi dokternya yang ingin menempuh pendidikan dokter spesialis.

Tayang:
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Dirut RSUD Buleleng, dr Putu Arya Nugraha
Dirut RSUD Buleleng, dr Putu Arya Nugraha. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - RSUD Buleleng hingga saat ini, masih kekurangan banyak dokter spesialis.

Padahal rumah sakit tipe B ini, telah disetting menjadi rumah sakit rujukan regional.

Mengatasi hal tersebut, pihak direksi pun, berencana memberikan beasiswa bagi dokternya yang ingin menempuh pendidikan dokter spesialis.

Baca juga: VIRAL! Bule Melalung di Tabanan Ngaku Pake Bikini Bukan Tanpa Busana

Dirut RSUD Buleleng, dr Putu Arya Nugraha, ditemui belum lama ini mengatakan, surat keputusan (SK) memang belum turun, namun RSUD Buleleng telah disetting menjadi rumah sakit rujukan regional.

Dengan demikian, pihaknya harus mengembangkan berbagai pelayanan.

Salah satunya membuka layanan katerisasi jantung (cath lab),  kanker terpadu, obstetri neonatal emergensi komprehensif, gizi klinik hingga stroke center.  

Baca juga: Arus Balik Lebaran 2022, Pemudik dan Wisdom Padati Gilimanuk

Namun saat ini RSUD Buleleng masih terkendala, lantaran minimnya dokter spesialis yang dimiliki.

Setiap tahun, sejatinya Pemkab Buleleng rutin membuka rekrutmen CPNS dokter spesialis.

Namun masih sepi peminat.

Mengatasi hal tersebut, direksi berencana akan memberikan beasiswa bagi dokter umum di RSUD Buleleng, untuk menempuh pendidikan dokter spesialis.

Baca juga: Adenovirus! Diduga Biang Kerok Hepatitis Akut Misterius Pada Anak

Anggaran yang digunakan berasal dari RSUD Buleleng sendiri.

Mengingat RSUD Buleleng telah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

"Kalau ada yang mau sekolah dokter spesialis, kami bantu biaya. Tapi tidak full. Nanti biayanya kerjasama, baik dari dokter itu sendiri atau dari rekanan, dan dari  RS. Beasiswa diberikan kepada dokter yang memang berasal dari RSUD Buleleng. Agar setelah selesai pendidikan, bisa langsung kami gunakan sesuai kebutuhan," jelasnya. 

Baca juga: Adenovirus! Diduga Biang Kerok Hepatitis Akut Misterius Pada Anak

Dijelaskan dr Arya, layanan katerisasi jantung sangat dibutuhkan di Buleleng.

Selain jumlah pasien cukup tinggi, pihaknya juga hanya bisa merujuk pasien tersebut ke RSUP Sanglah.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved