Berita Bali
Tingkat Pengangguran Terbuka Bali Turun, 125 Ribu Penduduk Bali Telah Bekerja
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, merilis angka masyarakat Bali yang telah kembali bekerja setelah diterpa dua tahun pandemi.
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, merilis angka masyarakat Bali yang telah kembali bekerja setelah diterpa dua tahun pandemi.
Dari 3,48 juta penduduk usia kerja, tercatat sejumlah 2,68 juta angkatan kerja pada Februari 2022, meningkat 116,41 ribu orang dibandingkan Februari 2021.
Baca juga: UPDATE Harga Minyak Goreng Terbaru Senin 9 Mei 2022 di Alfamart dan Indomaret
Pada periode yang sama, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) juga mengalami kenaikan, sebesar 3,43 persen poin menjadi 77,14 persen pada Februari 2022.
Kepala BPS Provinsi Bali, Hanif Yahya, mengatakan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Februari 2022 sebesar 4,84 persen, turun 0,58 persen poin dibandingkan dengan Februari 2021.
Namun TPT tersebut masih cukup tinggi, jika dibandingkan TPT Bali sebelum pandemi Covid-19 pada Februari 2020 yang tercatat sebesar 1,25 persen.
Baca juga: Tidak Ada WFH, Seluruh ASN di Lingkungan Pemkab Bangli Tetap Ngantor 100 Persen
"Pada Februari 2022, jumlah penduduk yang bekerja sebanyak 2,55 juta orang, meningkat 125,77 ribu orang dibandingkan kondisi Februari 2021," jelasnya.
Lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan persentase terbesar, dibandingkan dengan Februari 2021 adalah sektor industri pengolahan (2,76 persen poin).
Sementara sektor yang mengalami penurunan terbesar, yaitu sektor transportasi dan pergudangan (-1,54) persen poin.
Baca juga: Sakit Jantung Jadi Penyebab Adik Gus Dur Meninggal, Dimakamkan di Pesantren Tebuireng Jombang
Lebih lanjutnya ia mengatakan, sebanyak 1,5 juta orang atau 58,89 persen persen bekerja pada kegiatan informal, meningkat 2,82 persen poin dibanding Februari 2021.
Dibandingkan dengan Februari 2021, persentase setengah penganggur naik sebesar 0,89 persen poin, sementara persentase pekerja paruh waktu turun sebesar 5,96 persen poin.
Baca juga: KUNKER ke Bali, Ini Sejumlah Agenda Wapres Maruf Amin
Terdapat 405,55 ribu orang atau 11,66 persen penduduk usia kerja, yang terdampak Covid-19 di Provinsi Bali.
Terdiri dari pengangguran karena Covid-19 sebanyak 35,81 ribu orang.
Bukan Angkatan Kerja (BAK) karena Covid-19 sebanyak 27,57 ribu orang.
Sementara tidak bekerja karena Covid-19 sebanyak 24,30 ribu orang, dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena Covid-19 sebanyak 317,87 ribu orang.
Baca juga: SIDAK Duktang, Satpol PP Badung Akan Pulangkan Penduduk Bodong
Dikonfirmasi terpisah, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), I Wayan Madra, mengakui, telah banyak pekerja yang dulunya terdampak pandemi seperti di-PHK dan dirumahkan, telah kembali bekerja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/peruntungan-zoidak-3-maret-2022.jpg)