Berita Buleleng

2 Remaja Baku Hantam di Depan Toko Pakaian di Buleleng, Perbekel Patemon Gelar Mediasi

Perkelahian antara PE (14) dan GBT (17) terjadi di depan toko pakaian yang ada di Desa Patemon, Kecamatan Seririt, Buleleng, Bali.

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Dwi S
Ilustrasi berkelahi - 2 Remaja Baku Hantam di Depan Toko Pakaian di Buleleng, Perbekel Patemon Gelar Mediasi 

Namun saat kembali ke parkiran itu, GBT juga merasa teringgung lantaran dirinya dipandang sinis oleh PE.

Winaya mengatakan, PE sempat menanyakan asal GBT dengan bahasa yang dirasa cukup kasar.

Terjadilah cekcok hingga berujung pada baku hantam.

"Motifnya salah paham saja, bukan karena masalah perempuan. PE sempat bertanya kepada GBT dengan bahasa 'uling ije ci' (dari mana kamu). GBT akhirnya tersinggung hingga terjadi lah perkelahian itu. Saat berkelahi, PE terpeleset dan jatuh. Sehingga GBT memukulnya secara terus menerus, seperti yang ada di video itu," ungkapnya.

Baca juga: Kadek Arsana dan Anaknya Ditetapkan Tersangka, Buntut Kasus Perkelahian di Desa Kaliasem Buleleng

"Keluarga GBT berharap masalah ini bisa diselesaikan secara damai. GBT sudah mengakui memukul PE berulang-ulang kali. PE juga mengaku sempat bertanya dengan kata kasar terhadap GBT. Besok (hari ini) akan kami mediasi lagi, agar kedua belah pihak berdamai karena masih anak-anak. Kami akan bina keduanya," sambung dia. (*)

Kumpulan Artikel Buleleng

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved