Berita Buleleng

Kebakaran di Buleleng, Gede Terobos Api di Rumahnya, Luka Bakar 34 Persen di Wajah dan Kedua Tangan

Gede Makmur Intaran (76) kini harus menjalani perawatan intensif di RSUP Sanglah, Denpasar, Bali.

Istimewa
Gede Makmur saat menjalani perawatan di RSU Pratama Giri Emas. Ia mengalami luka bakar 34 persen akibat berusaha menyelamatkan diri saat rumahnya terbakar, Selasa 17 Mei 2022 malam kemarin - Kebakaran di Buleleng, Gede Terobos Api di Rumahnya, Luka Bakar 34 Persen di Wajah dan Kedua Tangan 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Gede Makmur Intaran (76) kini harus menjalani perawatan intensif di RSUP Sanglah, Denpasar, Bali.

Pasalnya, pria asal Banjar Dinas Kubuanyar, Desa/Kecamatan Kubutambahan, Buleleng ini mengalami luka bakar mencapai 34 persen, lantaran berusaha menyelamatkan diri, saat rumahnya dilalap si jago merah.

Perbekel Desa Kubutambahan, Gede Pariadnyana, Rabu 18 Mei 2022 mengatakan, rumah semipermanen berukuran 7x6 meter milik Gede Makmur terbakar, Selasa 17 Mei 2022 malam, sekira pukul 22.30 Wita.

Korban tinggal di rumah tersebut bersama anaknya, Gede Yudistira.

Baca juga: KEBAKARAN! Tiga Palinggih di Pura Dalem Beraban Hangus

Saat kebakaran itu terjadi, kedua korban sedang tertidur pulas di kamar yang berbeda.

Apesnya, Gede Yudistira baru terbangun saat api telah membesar.

Ia berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke luar rumah, disusul oleh Gede Makmur.

Namun nahas, akibat kejadian ini, Gede Makmur mengalami luka bakar pada bagian wajah dan kedua tangannya.

Luka itu dialami Gede Makmur saat dirinya berusaha menerobos ganasnya api.

"Keduanya baru tahu ada kebakaran saat api sudah membesar. Anaknya lari sendiri, tidak sempat menyelamatkan bapaknya karena panik. Gede Makmur juga baru terbangun saat tahu api sudah membesar. Jadi keduanya menyelamatkan diri masing-masing," ucapnya.

Akibat mengalami luka bakar ini, Gede Makmur langsung dilarikan warga ke RSU Pratama Giri Emas, Kecamatan Sawan.

Namun karena luka bakar yang dialami mencapai 34 persen, pria malang itu kemudian dirujuk ke RSUD Buleleng untuk mendapatkan penanganan yang intensif.

Setelah di RSUD Buleleng, pihak keluarga meminta agar Gede Makmur dirujuk ke RSUP Sanglah.

"Keluarga yang minta korban agar dirujuk ke Sanglah, karena mereka punya keluarga dokter di sana. Saat masih di RSU Pratama Giri Emas, saya lihat kondisi Gede Makmur cukup syok karena sudah berumur. Sementara anaknya berhasil selamat, tidak ada luka-luka," katanya.

Kapolsek Kubutambahan, AKP Ketut Wisnaya mengatakan, kebakaran ini diduga terjadi akibat korsleting listrik.

Baca juga: Ruangan Mes Dokter di Puskesmas Dawan II Klungkung Kebakaran, Perabotan Ludes Dilalap Api

Namun untuk mengetahui pasti penyebab kebakaran, harus berdasarkan hasil penyelidikan tim Labfor.

Akibat kejadian ini, korban pun ditaksir mengalami kerugian mencapai Rp 50 juta.

"Keluarga korban sudah mengikhlaskan kejadian ini, sehingga kami tidak mendatangkan tim Labfor," katanya. (*)

Kumpulan Artikel Buleleng

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved