Berita Badung

Forum GPDRR 2022, Inilah Misi Pemerintah pada Pertemuan Internasional yang Digelar di Nusa Dua Bali

Forum Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) tahun 2022 ini akan dimulai pada tanggal 25 hingga 27 Mei mendatang di Nusa Dua Hall BNDCC,

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Harun Ar Rasyid
(Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin)
Suasana kegiatan Local Leaders Forum: Towards Inclusive, Safe, Resilient & Sustainable Cities. 

Begini Target Indonesia Pada Forum GPDRR 2022

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Forum Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) tahun 2022 ini akan dimulai pada tanggal 25 hingga 27 Mei mendatang di Nusa Dua Hall BNDCC, Bali.

Pada Forum GPDRR tahun ini nantinya akan diikuti oleh 4.091 delegasi dari 193 negara, dimana 3.001 delegasi akan hadir in-person dan 1.096 delegasi melalui platform online.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, Forum GPDRR sebagai momentum untuk memperkuat pengurangan risiko dan penanggulangan bencana.

"Dengan dipercayanya Indonesia sebagai tuan rumah forum internasional ini, menjadi momentum untuk memperkuat mitigasi, praktik baik pengurangan resiko bencana, termasuk penanggulangan bencana secara global dan nasional," ujar Muhadjir, Senin 23 Mei 2022 di Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung, Bali.

Baca juga: KPK Gelar Lomba dan Pameran Fotografi di Bumi Lahar, Bupati Minta Promosi Produk ini Lewat Lensa

Baca juga: TRANSFER PERSIB BANDUNG: Soal Kepindahan ROHIT CHAND ke PERSIB, Robert Alberts Angkat Bicara

Baca juga: Tiga Besar Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Bali, Australia Tertinggi Disusul Inggris

Nantinya, forum ini akan membahas banyak hal terkait topik penting di antaranya adalah tata kelola risiko bencana, investasi risiko bencana, dan pemulihan pasca pandemi.

Menko Muhadjir juga menambahkan ada beberapa target yang akan dicapai selama pagelaran global ini mulai dari recovery pasca pandemi hingga meningkatkan kesadaran publik terkait pengurangan dan penanggulangan risiko bencana.

"Target pertama lebih ke pemulihan pasca Covid-19, target kedua meningkatkan kesadaran publik dalam penanggulangan bencana, target ketiga melibatkan elemen penting pentahelix dalam pengurangan risiko bencana, dan target keempat menunjukkan praktik baik yang sudah Indonesia lakukan," jelasnya.

Sebelum kegiatan Forum GPDRR tersebut dimulai nantinya akan ada kegiatan penanaman sepuluh juta pohon pada 34 provinsi di Indonesia.

Kegiatan tersebut sebagai wujud aksi nyata Gerakan Nasional Revolusi Mental mendukung Forum GPDRR.(*)

BERITA LAINNYA

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved