Berita Karangasem

Diklaim Hasilkan 200 Kilogram Garam Setiap 12 Hari, Metode Tunnel Dicoba di Kusamba Klungkung

Teriknya panas matahari, tidak menyurutkan semangat beberapa warga untuk intalasi tunnel garam di pesisir Pantai Karangdadi, Desa Kusamba, Klungkung

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Marianus Seran
Tribun Bali
Pembangunan Tunnel Garam di Pesisir Pantai Karangdadi, Desa Kusamba, Klungkung, Rabu (1/6). 

Selain itu keunggulan dengan metode tunnel ini, memungkinkan para warga memproduksi garam dengan segala situasi dan kondisi cuaca. 


" Kalau cara tradisional kan sangat tergantung dengan terik matahari.

Jika hujan, petani garam tidak bisa produksi. Tapi dengan tunnel ini, petani garam masig bisa membuat garam," jelasnya.


Walaupun mencoba metode tunnel ini, para petani garam di pesisir Karangdadi nantinya juga akan tetap membuat garam secara tradisional. 


" Ini masih ujicoba, akan dilihat hasilnya. Jika hasilnya bagus dan rasanya mirip dengan buatan secara tradisional, mungkin akan dikembangkan terus nantinya," jelasnya.

Baca juga: Tribun EO Dipercaya Gelar Event Besar Indonesia International Marathon, Bangkitkan Pariwisata Bali


Di pesisir Karangdadi, dibangun tunnel. Nantinya akan dimanfaatkan oleh kelompok petani garam di Desa Kusamba yang jumlahnya 18 orang. 


Sementara itu Kepala Dinas Sosial, Pemerdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Klungkung, I Gusti Agung Putra Mahajaya mengungkapkan, selain tunnel Kemensos juga membantu pembangunan gudang garam, serta memberikan bantuan 120 batang palung garam.

Serta sarana penunjang seperti genset dan pompa untuk menyedot air laut.


" Bantuan ini membuktikan keseriusan Kemensos melalui Direktorat Komunitas Adat Terpencil dan Kewirausahaan Sosial, dalam melestarikan produksi garam lokal Kusamba," jelasnya. (*) 

 

 

 

 


 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved