advetorial
GUBERNUR Koster Buka Bulan Bung Karno IV di Provinsi Bali
Gubernur Bali, Wayan Koster, ajak seluruh pemimpin, tokoh masyarakat, dan krama Bali meneladani karakter kepemimpinan Bung Karno.
“Momentum bersejarah 1 Juni 1945 itulah, yang Kita peringati sebagai hari lahir Pancasila,” kata Gubernur Bali jebolan ITB ini.
Seraya menyebut Hari Lahir Pancasila, telah dituangkan dalam Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 24 Tahun
2016 tentang Hari Lahir Pancasila oleh Presiden RI, Ir. Joko Widodo.
Lebih lanjut, Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini, menyampaikan Pancasila merupakan ideologi yang mempersatukan
300 suku bangsa.
Dengan 700 bahasa, dan 17.000-an pulau.
Ideologi yang memayungi keberagaman Indonesia, sekaligus fondasi tercapainya cita-cita Indonesia Raya.
Baca juga: GUBERNUR Koster Klaim Bung Karno Hanya di Bali
Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni, oleh Pemerintah Provinsi Bali.
Sejak tahun 2019 hingga kini, telah menginjak pelaksanaan ke-4.
Dirangkai dalam keutuhan perayaan Bulan Bung Karno Provinsi Bali, yang diatur melalui Peraturan Gubernur Bali Nomor 19 Tahun
2019 tentang Bulan Bung Karno di Provinsi Bali.
"Provinsi Bali merupakan satu-satunya provinsi di Indonesia, yang menyelenggarakan Bulan Bung Karno," ujar Ketua DPD PDI
Perjuangan Provinsi Bali ini.
Seraya mengatakan, seperti bulan Juni, merupakan bulan dengan hari-hari penting dan sakral yang tertaut dengan keberadaan Bapak Bangsa Bung Karno.
Tanggal 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila.
Tanggal 6 Juni Hari Lahir Bung Karno.
Dan 21 Juni hari Wafat Proklamator Bung Karno.
Untuk mengenang, menghormati, memaknai, dan memuliakan hari-hari
penting tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Gubernur-Bali-Wayan-Koster-Buka-Bulan-Bung-Karno-IV-di-Provinsi-Bali.jpg)