Berita Tabanan
WADUH! Harga Cabai Naik Jelang Galungan, Polsek Tabanan Pantau ke Lapangan
Satgas pangan bersama pihak kepolisian, di wilayah kecamatan terus melakukan pemantauan harga.Serta pemantauan keamanan wilayah, dengan patroli pasa
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Satgas pangan bersama pihak kepolisian, di wilayah kecamatan terus melakukan pemantauan harga.
Serta pemantauan keamanan wilayah, dengan patroli pasar menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan.
Baca juga: Harga Tomat dan Cabai Besar di Karangasem Naik 100 Persen
Polsek Tabanan menerjunkan personil, untuk memantau langsung kondisi pasar dan juga kamtibmas, Kamis 2 Juni 2022.
Khusus untuk harga, harga cabai justru meningkat dari biasanya.

Hal ini disebabkan oleh permintaan pasar, yang semakin melonjak menjelang hari raya.
Menurut data yang diperoleh, sejumlah bahan pokok makanan ada yang mengalami kenaikan harga dan sebagaian harga kebutuhan pokok masih stabil.
Baca juga: Minggu Kedua Ramadan, Harga Cabai Turun, Stok Minyak Goreng Curah dan Gula Perlu Perhatian Khusus
Diantaranya cabai rawit merah, mengalami kenaikan harga cukup signifikan hingga Rp 10.000 perkilo.
Dari harga Rp 50.000 per kilogram menjadi Rp 60.000 perkilo.

Sedangkan minyak goreng curah Rp 17.500 per kilogram.
Harganya masih di atas harga eceran tertinggi (HET).
Begitu pula dengan harga telur ayam, harganya naik dari Rp 23.000 per kilogram menjadi Rp 24.000 per kilogram.
Baca juga: GALUNGAN Sudah Dekat, Badung Gelar Pasar Murah Jaga Harga Bahan Pokok Tetap Stabil

Sementara daging babi dan ayam, yang biasanya naik menjelang hari raya Galungan dan kuningan masih stabil.
Daging babi Rp 85.000 per kilogramnya, dan daging ayam Rp 37.000 per kilogram.
Baca juga: BAHAN Baku Penjor Naik, Made Suartana Susah Tentukan Harga Jual

"Pemantauan atau pengawasan ini, merupakan kegiatan rutin dalam program Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD)," kata Kapolsek Tabanan, Kompol I Made Pramasetia, Kamis 2 Juni 2022.
Menurutnya, patroli pasar sangat penting dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas menjelang pelaksanaan hari Raya Galungan dan Kuningan.
Sebab, ketika menjelang hari besar keagamaan, aktivitas pasar dipastikan terjadi peningkatan.
Salah satunya adalah aktivitas jual beli kebutuhan pokok di pasar tradisional.

"Selain mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, personil juga melakukan pemantauan terhadap kebutuhan pokok masyarakat jangan sampai terjadi kelangkaan," tegasnya.
Untuk sementara, kata dia, dari hasil pemantauan yang dilakukan.
situasi pasar masih dalam keadaan aman.
Kemudian semua kebutuhan pokok masyarakat masih mencukupi.
Hanya saja memang ada terjadi kenaikan harga, seperti cabai menjelang hari raya ini.
Baca juga: Harga Tomat dan Cabai Besar di Karangasem Naik 100 Persen
"Kami tetap mengimbau kepada masyarakat, untuk tetap mematuhi peraturan pemerintah.
Jangan ada yang melakukan penimbunan sembako.
Mari bersama ciptakan situasi yang aman dan nyaman," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tabanan, Dewa Ayu Putu Sri Widyanti menyebutkan, menjelang hari raya memang terjadi kenaikan harga pada beberapa komoditi.
Diantaranya cabai dan telur.
Namun harga sebagian bahan pokok lainnya, masih dalam keadaan stabil.
"Jika laporan kemarin itu, kenaikan harga terjadi pada cabai rawit alami kenaikan harga.
Sebelumnya dari Rp 50 ribu menjadi Rp 60 ribu per kilogramnya, sementara komoditas lainnya masih stabil," jelasnya.

Sementara itu, untuk harga daging ayam dan babi masih stabil.
Namun, biasanya harga daging mengalami kenaikan H-3 jelang hari raya.
"Kenaikan harga memang biasa terjadi menjelang momen hari raya.
Itu diprediksi karena permintaan pasar yang meningkat," tandasnya. (*)