Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Info Kesehatan

Mengenal Cuci Darah, Pengobatan untuk Para Pasien Penyakit Gagal Ginjal

Untuk menghindarkan efek dari penyakit gagal ginjal, pasien gagal ginjal akan disarankan untuk melakukan cuci darah atau dialisis.

Tayang:
Editor: Sabrina Tio Dora Hutajulu
Sumber: peakSTOCK
Untuk menghindarkan efek dari penyakit gagal ginjal, pasien gagal ginjal akan disarankan untuk melakukan cuci darah atau dialisis. 

Prosedur ini hanya bisa dilakukan di klinik cuci darah atau rumah sakit yang memiliki alat cuci darah.

Efek samping yang biasanya muncul setelah menjalani hemodialisis adalah kulit gatal dan tegang pada otot.

Dialisis Peritoneal atau CAPD (continuous ambulatory peritoneal dialysis)

Metode cuci darah selanjutnya melalui peritoneum di perut pasien.

Peritonium adalah selaput dalam rongga perut sebagai penyaring. Peritoneum memiliki ribuan pembuluh darah kecil yang bisa berfungsi selayaknya ginjal.

Untuk melakukan prosedur cuci darah dialisis peritonial, pasien gagal ginjal harus dipasangi selang terlebih dulu dengan operasi, teman-teman.

Dokter akan membedah bagian di dekat pusar. Melalui bagian itu adalah nantinya akan dipasang selang khusus atau kateter.

Selang khusus tersebut akan ditempatkan di dalam rongga perut secara permanen (tetap).

Fungsi selang ini adalah untuk memasukkan cairan cuci darah yang dinamakan dialisat.

Darah dalam tubuh pasien akan tertarik keluar melalui selang ini dan ditampung di cairan cuci darah.

Setelah selesai, cairan cuci darah yang sudah mengandung zat sisa dialirkan ke kantong khusus yang kemudian dibuang. Cairan cuci darah ini kemudian diganti dengan yang baru.

Proses cuci darah dialisis peritonial ini bisa dilakukan di rumah (dengan seizin medis).

Cuci darah dialisis peritonial ini biasanya dilakukan empat kali sehari dengan waktu sekitar setengah jam.

Efek samping dari cuci darah dialisis peritonial adalah perasaan kembung pada perut, kegemukan, dan gangguan usus.

Nah, itulah pengertian dan proses cuci darah pada pasien gagal ginjal.

Mulai sekarang, mari kita senantiasa menjaga kesehatan ginjal kita dengan makan makanan bergizi, menjaga pola makan, dan olahraga.

(*)

Sumber GRID

Sumber: Grid.ID
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved