Pesta Kesenian Bali

Nikmatnya Klepon Crot Khas Tanah Lot Tabanan Kini Tersedia di PKB

Sesuai dengan namanya, jajanan yang berisikan gula merah dengan taburan parutan kelapa muda ini asli dari Tanah Lot, Tabanan. Penjual Klepon Tanah Lot

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Harun Ar Rasyid
Wahyuni Sari
Made Kartini saat menjual klepon miliknya di stand makanan PKB pada, Senin 13 Juni 2022 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Stand jajanan khas Bali juga telah hadir di Pesta Kesenian Bali (PKB). Seperti stand Klepon Tanah Lot.

Sesuai dengan namanya, jajanan yang berisikan gula merah dengan taburan parutan kelapa muda ini asli dari Tanah Lot, Tabanan. Penjual Klepon Tanah Lot, Made Kartini mengatakan mulanya klepon pertama kali dikenalkan di Tanah Lot saat adanya perayaan odalan-odalan (persembahyangan di Pura) setelah itu barulah penjualnya banyak menyebar sehingga diberi nama Klepon Tanah Lot.

"Iya saya dari Tanah Lot ngajag (pulang-pergi) ke sini jualan setiap hari. Saya sudah dari dulu ikut jualan di stand kulinernya. Sudah 11 tahun saya ikut. Ini diinfokan dari Dinas, biasanya dua bulan sebelum PKB diinfokan. Di Tabanan saya buka, di Pantai Kedungu, sekarang tutup disana karena saya jualan di sini," jelasnya pada, Senin 13 Juni 2022.

Berjualan di PKB, Made dibantu dengan keponakannya. Sementara untuk pembuatan jajanananya dibantu oleh beberapa orang dirumahnya. Sebelum pandemi Covid-19 ketika ia berjualan di PKB dapat menghabiskan hingga 25 Kilogram klepon perharinya.

Made Kartini saat menjual klepon miliknya di stand makanan PKB pada, Senin 13 Juni 2022
Made Kartini saat menjual klepon miliknya di stand makanan PKB pada, Senin 13 Juni 2022 (Wahyuni Sari)

Baca juga: MENDAGRI: Tanpa BALI Indonesia Hampa, PKB ke-44 Picu Percepatan Pemulihan Pariwisata Bali

Baca juga: Jadwal PKB Hari Ini 13 Juni 2022 di Denpasar, Ada Lomba Kerajinan Membuat Beruk

"Kalau hari Sabtu dan Minggu bisa sampai 50 kilogram klepon. Sekarang ini, seperti kemarin, hanya buat 10 kilogram klepon, ini hari kedua 10 kilogram klepon juga. Ini tidak termasuk jaja Bali lainnya, karena yang paling laris kan klepon," tambahnya.

Terdapat jenis-jenis jajanan khas Bali lainnya yang ia jual juga seperti laklak, timus, tape ketan, jaja lukis dan jajanan lainnya. Untuk harganya sendiri ia jual mulai dari Rp 10 ribu per porsinya. Ia jug menjelaskan yang membedakan jajanan buatannya dengan jajanan Bali lainnya yakni pada pewarna makanan dan gulanya.

"Biasanya ada yang buat pakai gula yang diiris-iris, jadi saat dimakan gulanya tidak mekecrot (muncrat). Disini saya buka mulai pukul 10.00 Wita sampai 22.00 Wita dan jualan setiap hari," imbuhnya.

Ia pun juga memberikan tanggapan terkait setelah dua tahun ditiadakan, kini PKB dapat berlangsung kembali. Ia sangat senang akhirnya pageleran PKB yang ditunggu-tunggu setiap tahun dapat kembali berlangsung.

"Lebih ramai juga penjualannya di sini. Hasilnya lebih tinggi hampir 100 persen bedanya dari jualan di Tabanan, karena di Tabanan banyak yang diajak jualan klepon, banyak saingan. Awalnya saya ragu-ragu juga kemarin ikut apa tidak jualan di PKB kali ini. Karena Covid-19 pembelinya masih menurun. Di sini sewa stand Rp 1,5 juta per bulan. Namun akhirnya saya bulatkan tekad dan jadilah berjualan kembali," tutupnya. (*)

BERITA LAINNYA

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved