Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Jembrana

DUGAAN PENCULIKAN Anak 12 Tahun, POLISI Amankan Satu Orang Pria

Peristiwa dugaan penculikan anak, terjadi di Kecamatan Negara, Jembrana, Rabu 29 Juni 2022. Kini pelaku sedang diperiksa Polres Jembrana.

Tayang:
SHUTTERSTOCK VIA KOMPAS.COM
Peristiwa dugaan penculikan anak, terjadi di Kecamatan Negara, Jembrana, Rabu 29 Juni 2022. Hal tersebut dialami oleh seorang anak berusia 12 tahun. Beruntungnya, aksi dugaan penculikan tersebut berhasil digagalkan kerabat korban. Kini pihak Streskrim Polres Jembrana, telah mengamankan pelaku dan sedang dilakukan penyidikan. 

TRIBUN-BALI.COM - Peristiwa dugaan penculikan anak, terjadi di Kecamatan Negara, Jembrana, Rabu 29 Juni 2022.

Hal tersebut dialami oleh seorang anak berusia 12 tahun.

Beruntungnya, aksi dugaan penculikan tersebut berhasil digagalkan kerabat korban.

Kini pihak Streskrim Polres Jembrana, telah mengamankan pelaku dan sedang dilakukan penyidikan.

Baca juga: PRANK Penculikan Tabanan, Polisi Kesulitan Tentukan Status Penyidikan

Baca juga: PRANK Kasus Penculikan, Polisi Masih Tunggu Hasil Tes Psikologi DAT dan Mertua

Peristiwa dugaan penculikan anak, terjadi di Kecamatan Negara, Jembrana, Rabu 29 Juni 2022.

Hal tersebut dialami oleh seorang anak berusia 12 tahun.

Beruntungnya, aksi dugaan penculikan tersebut berhasil digagalkan kerabat korban.

Kini pihak Streskrim Polres Jembrana, telah mengamankan pelaku dan sedang dilakukan penyidikan.
Peristiwa dugaan penculikan anak, terjadi di Kecamatan Negara, Jembrana, Rabu 29 Juni 2022. Hal tersebut dialami oleh seorang anak berusia 12 tahun. Beruntungnya, aksi dugaan penculikan tersebut berhasil digagalkan kerabat korban. Kini pihak Streskrim Polres Jembrana, telah mengamankan pelaku dan sedang dilakukan penyidikan. (SHUTTERSTOCK VIA KOMPAS.COM)

Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa itu bermula saat anak 12 tahun dibuntuti oleh orang tak dikenal (pelaku).

Saat itu ia dalam perjalan pulang ke rumahnya.

Setelah itu, pelaku sempat memaksa anak tersebut, untuk naik ke atas sepeda motornya.

Namun korban menolak.

Karena menolak, si pelaku pun terus mencoba untuk memaksa anak tersebut dengan segala jurus.

Bahkan ia sempat mengimingi permen, hingga akhirnya korban mau mengikutinya.

Sedangkan, sepedanya ditinggalkan di pinggir jalan.

Setelah itu, pelaku sempat memaksa anak tersebut, untuk naik ke atas sepeda motornya.

Namun korban menolak.

Karena menolak, si pelaku pun terus mencoba untuk memaksa anak tersebut dengan segala jurus.

Bahkan ia sempat mengimingi permen, hingga akhirnya korban mau mengikutinya.

Sedangkan, sepedanya ditinggalkan di pinggir jalan.
Setelah itu, pelaku sempat memaksa anak tersebut, untuk naik ke atas sepeda motornya. Namun korban menolak. Karena menolak, si pelaku pun terus mencoba untuk memaksa anak tersebut dengan segala jurus. Bahkan ia sempat mengimingi permen, hingga akhirnya korban mau mengikutinya. Sedangkan, sepedanya ditinggalkan di pinggir jalan. (Tribun Bali/ Net)

Berhasil membujuk korbannya, pelaku berperawakan sedikit gemuk ini hendak membawa korban ke sebuah rumah kosong.

Hanya saja, dalam perjalannya pelaku tak sadar diketahui atau dilihat oleh bibi korban saat berpapasan di perjalanan.

Bibi korban yang merasa aneh kemudian membuntuti pelaku, yang membawa ponakannya tersebut.

Bibi korban membuntuti pelaku yang membawa sepeda motor hingga di Jalan Udayana atau Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Kecamatan Negara.

Setibanya, di depan rumah kosong pelaku meninggalkan korban di pinggir jalan.

Melihat itu, bibi korban akhirnya menghampiri keponakannya tersebut dan sempat menanyakan identitas pelaku.

Pelaku sata itu pun menyangkal, bahwa dirinya adalah teman si korban.

Bahkan pelaku juga mempersilakan bibinya untuk mengantar ponakannya pulang ke rumah.

Berhasil membujuk korbannya, pelaku berperawakan sedikit gemuk ini hendak membawa korban ke sebuah rumah kosong.

Hanya saja, dalam perjalannya pelaku tak sadar diketahui atau dilihat oleh bibi korban saat berpapasan di perjalanan.

Bibi korban yang merasa aneh kemudian membuntuti pelaku, yang membawa ponakannya tersebut.
Berhasil membujuk korbannya, pelaku berperawakan sedikit gemuk ini hendak membawa korban ke sebuah rumah kosong. Hanya saja, dalam perjalannya pelaku tak sadar diketahui atau dilihat oleh bibi korban saat berpapasan di perjalanan. Bibi korban yang merasa aneh kemudian membuntuti pelaku, yang membawa ponakannya tersebut. (Tribunnews)

Merasa aneh, bibi pun mengingat plat motor yang digunakan pelaku saat itu.

Informasi plat nomor itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk penyelidikan.

Benar saja, tak lama setelah mendapat informasi tersebut, polisi berhasil mengamankan pelaku.

Saat ini ia sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Jembrana.

"Sudah kita amankan.

Sekarang sedang dimintai keterangan," ucap singkat Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP M. Reza Pranata saat dikonfirmasi, Kamis 30 Juni 2022.

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved