Berita Klungkung

Rencana Hibahkan untuk PKB, 13 Hektar Aset Pemda Klungkung di Eks Galian C Belum Bersertifikat

Pemkab Klungkung berencana menghibahkan aset tanah di Eks Galian C ke Pemprov Bali untuk kepentingan proyek PKB (Pusat Kebudayaan Bali).

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kondisi di PKB (Pusat Kebudayaan Bali) di Eks Galian C Klungkung beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Pemkab Klungkung berencana menghibahkan aset tanah di Eks Galian C ke Pemprov Bali untuk kepentingan proyek PKB ( Pusat Kebudayaan Bali).

Padahal masih ada aset milik Pemkab Klungkung di lokasi itu yang belum bersertifikat.

Hal ini juga dibahas dalam rapat koordinasi antara Pemkab dan DPRD Klungkung, Senin 4 Juli 2022.

Baca juga: PMK Merebak di Bali, Kapolsek Klungkung Turun Tangan Cek Simantri

Sekda Klungkung Gede Putu Winastra menjelaskan, pihaknya menindaklanjuti surat dari Gubernur Bali I Wayan Koster ke Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, terkait permohonan hibah aset Pemkab Klungkung di sekitar Eks Galian C.

Ada beberapa aset pemkab yang dimohonkan untuk kepentingan pembangunan Pusat Kebudayaan Bali di Klungkung, anatara lain 9 bidang tanah yang saat ini direncanakan dimanfaatkan sebagai estuary dam di Desa Gunaksa dan Desa Tangkas seluas 17.750 M2.

Baca juga: Kasus PMK Ditemukan di Gianyar dan Karangasem. Klungkung Kian Terhimpit, Batasi Lalu Lintas Ternak

Lalu 5 bidang tanah aset Dinas Perhubungan Klungkung dengan luas 123.374 M2 (12,3 Ha) yang sebelumnya merupakan akses jalan dan lokasi Pelabuhan Gunaksa.

Serta aset Bagian Pemerintahan dan Kesra Setda Kabipaten Klungkung seluas 600 M2 yang selama ini digunakan sebagai tanah kas Desa Jumpai.

" Kami mendapat surat secara umum, dan belum tau detailnya aset yang dimohonkan itu akan dibangun apa di PKB. Ini yang kami rapat koordinasikan tadi dengan DPRD Klungkung," ujar Gede Putu Winastra, Senin 4 Juli 2022 kemarin.

Berita lainnya di Berita Klungkung

Menurut Winastra, sesuai masukan anggota dewan, Pemkab Klungkung harus lebih berhati-hati dalam proses hibah lahan di Eks Galian C ini. Apalagi masih ada lahan aset Pemkab Klungkung di lokasi tersebut yang belum bersertifikat.

" Saya kira wajar harus hati-hati dalam proses ini. Ada beberapa aset Pemkab Klungkung yang belum bersertifikat, tapi kami punya bukti pembelian. Setifikatnya masih berproses di BPN," jelas Winastra.

Dari total itu, ada 8 bidang tanah aset Pemkab Klungkung di Eks Galian C yang belum bersertifikat. 5 bidang aset Dinas Perhubungan dan 3 bidang lainnya estuary dam dengan luasan total sekitar 13,30 Ha.

" Setelah rapat koordinasi dengan dewan, kami akan bersurat lagi ke Pemprov Bali. Mengingat anggota dewan perlu penjelasan detail aset Pemkab Klungkung ini nantinya akan dibangun apa," jelas Winastra.

Meskipun demikian, pihaknya mengatakan anggota dewan secara umum mendukung dibangunnya PKB di Eks Galian C. Hanya saja anggota dewan masih perlu penjelasan detail aset pemda yang dimohonkan akan dibangun apa.

" Apalagi Provinsi Bali sebelumnya juga sudah menghibahkan 36 bidang tanahnya ke kami ( Pemkab Klungkung)," jelasnya. (mit)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved