Berita Nasional

KASUS PENCABULAN Jombang, Anak Kiai Kini DPO Polisi!

Parahnya, pencabulan ini dilakukan kepada santriwati di dalam Pondok Pesantren Shiddiqiyyah, Desa Losari, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang.

Cover YouTube via Tribunnews.com
Tersangka MSAT, pencabulan terhadap santriwati di Jombang, Jawa Timur yang merupakan anak Kiai Jombang kini DPO. 

TRIBUN-BALI.COM - Kasus pencabulan kembali terjadi, di wilayah Jombang, Jawa Timur. 

Parahnya, pencabulan ini dilakukan kepada santriwati di dalam Pondok Pesantren Shiddiqiyyah, Desa Losari, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang.

Alhasil aparat ke polisian ikut turun tangan menangani kasus pencabulan santriwati ini. 

Sayangnya, sampai sore tadi, keberadaan tersangka Moch Subchi AI Tsani tidak diketahui. 

Hingga 7 Juli 2022, tersangka Moch Subchi AI Tsani  masih diburu polisi

Ia pun ditetapkan sebagai DPO. 

Baca juga: KRONOLOGI Polisi Gagal Tangkap Anak Kiai Jombang, Sang Ayah Suruh Pulang: Demi Keselamatan Bersama

Baca juga: Polisi Gagal Tangkap Anak Kia Jombang yang Jadi DPO Kasus Pencabulan, KPAI: Hukum Harus Ditegakkan!

MSAT, tersangka dugaan pencabulan terhadap santriwati di Jombang, Jawa Timur- Anak Kiai Jombang tersangka pencabulan yang menjadi DPO kembali gagal ditangkap. KPAI minta hukum harus ditegakkan pada siapapun itu.
MSAT, tersangka dugaan pencabulan terhadap santriwati di Jombang, Jawa Timur- Anak Kiai Jombang tersangka pencabulan yang menjadi DPO kembali gagal ditangkap. KPAI minta hukum harus ditegakkan pada siapapun itu. (Cover YouTube via Tribunnews.com)

Moch Subchi AI Tsani ( MSAT) alias Mas Bechi, menjadi DPO kasus pencabulan santriwati ini diduga bersembunyi di dalam pondok pesantren.  

"Perkembangan di dalam sampai saat ini, polisi terus berupaya untuk mencari keberadaan MSAT," ucap Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Dirmanto di Ponpes Shiddiqiyyah Ploso, Jombang, Kamis (7/7/2022).

Dia mengatakan, proses penggeledahan terus dilakukan untuk menemukan keberadaan MSAT di dalam Ponpes tersebut.

Polisi enggan menyampaikan, terkait kendala dan kesulitan menangkap tersangka DPO kasus pencabulan ini.

"Kita terus berproses di dalam," ujarnya singkat.

Kombes Dirmanto mengatakan, dalam penegakan hukum kasus pencabulan ini.

Polisi sudah melewati dua kali pra peradilan (Surabaya-Jombang).

Kemudian, tahap P19 tiga kali, dan empat kali koordinasi dengan kejaksaan.

Baca juga: KRONOLOGI Polisi Gagal Tangkap Anak Kiai Jombang, Sang Ayah Suruh Pulang: Demi Keselamatan Bersama

Baca juga: Polisi Gagal Tangkap Anak Kia Jombang yang Jadi DPO Kasus Pencabulan, KPAI: Hukum Harus Ditegakkan!

Anak kiai Jombang, Much Subchi Azal Tzani alias MSAT menggugat Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta dengan nominal Rp 100 juta, karena tak terima dijadikan tersangka dugaan pencabulan santriwatinya.
Anak kiai Jombang, Much Subchi Azal Tzani alias MSAT menggugat Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta dengan nominal Rp 100 juta, karena tak terima dijadikan tersangka dugaan pencabulan santriwatinya. (Kolase Istimewa/SURYA.co.id)
Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved