Berita Buleleng

Pembangunan Bandara Dihapus dari PSN, Bupati: Bukan Kartu Mati, Kedepan Bisa Diperjuangkan Lagi

Pembangunan Bandara Dihapus dari PSN, Bupati: Bukan Kartu Mati, Kedepan Bisa Diperjuangkan Lagi

Tribun Bali
Ratu Ayu Astri Desiani/ Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ditemui Rabu (27/7).  

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA -Pembangunan bandara di Bali Utara telah dihapus dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Artinya, bandara dipastikan belum dapat dibangun dalam waktu dekat. Hal ini pun cukup disayangkan oleh Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana.

Pasalnya, dengan dibangunnya bandara di wilayah Bali Utara, diyakini dapat menyeimbangkan perekonomian antara Bali selatan dan utara. 

Ditemui Rabu (27/7) Suradnyana mengatakan, dihapusnya pembangunan bandara dari PSN ini baru ia ketahui dari informasi yang beredar di media massa.

Ia pun menyebut, pembangunan bandara di Bali Utara ini sejatinya sangat dibutuhkan.

Selain untuk menyeimbangkan perekonomian antara Bali selatan dan utara, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai juga diperkirakan akan krodit dalam beberapa tahun kedepan. 

Baca juga: JEMBRANA Laporkan 34 Kasus PMK ke E-Siknas, Dinas Siapkan Klaim Kompensasi ke Peternak

Suradnyana menyebut, Gubernur Bali Wayan Koster sejatinya telah menyiapkan sarana penunjang untuk pembangunan bandara.

Seperti menyerahkan 70 persen dari luasan tanah milik Pemprov Bali yang ada di Desa Sumberklampok, untuk warga di desa setempat.

Sehingga dengan diserahkannya lahan tersebut, konflik agraria yang terjadi sejak puluhan tahun di desa tersebut dapat diselesaikan.

Dengan demikian, masyarakat dapat menyetujui jika lahan tersebut nantinya akan dibangun bandara, karena ada ganti rugi yang akan diberikan oleh pemerintah. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved