Berita Klungkung

Daftar Tunggu Bedah dan Rehab Rumah di Klungkung Capai 561 Unit

Program bedah dan rehab rumah warga miskin di Klungkung masih berlanjut sampai 2023 mendatang.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kegiatan rehab rumah di Klungkung beberapa waktu lalu. Klungkung tahun ini berencana melakukan bedah dan rehab sebanyak 561 unit rumah KK miskin. 

 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Program bedah dan rehab rumah warga miskin di Klungkung masih berlanjut sampai 2023 mendatang.

Untuk bedah dan rehab rumah yang masuk daftar tunggu jumlahnya mencapai 561 rumah.


Berdasarkan data di Dinas Sosial, usulan yang masuk untuk tahun 2023 totalnya sebanyak 1.116 unit terdiri dari bedah rumah 444 unit dan rehab rumah 672 unit.

Baca juga: KLUNGKUNG YOUTH FEST Kali Keempat Kembali Diadakan, Ini Kata DPP KNPI

Setelah dilakukan pengecekan lapangan, banyak yang tidak memenuhi syarat untuk lolos mendapatkan bantuan baik bedah rumah maupun rehab rumah.

Sehingga yang direkomendasikan totalnya 561 unit.


" Program bedah rumah akan terus berlanjut sesuai usulan masyarakat dan usulan itu memenuhi syarat," ujat Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Klungkung Gusti Agung Gede Putra Mahajaya, Jumat (29/7).
 
Ia merinci, dari total 561 unit itu, terdiri dari bedah rumah sebanyak 210 unit dan rehab rumah sebanyak 351 unit.

Baca juga: Pemkab Klungkung Terima Rencana Penataan Lokasi Penggaraman Tradisional Kusamba Jadi Objek Wisata

Angka itu tersebar di empat kecamatan yakni, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Dawan dan Nusa Penida.


Kecamatan Nusa Penida terbanyak mendapat bantuan bedah rumah sebanyak 76 unit. Sedangkan untuk rehab rumah terbanyak di Kecamatan Klungkung sebanyak 120 unit.


“Tahun 2020 kita tidak jalan karena pandemi. Tahun 2021 jalan tapi jumlahnya sedikit karena hanya mengandalkan APBD saja," ungkapnya.


Sementara realisasi tahun 2022, bantuan bedah rumah sebanyak 70 unit dan rehab rumah sebanyak 27 unit. Kecamatan Nusa Penida mendapatkan jumlah bantuan paling banyak, bedah rumah sebanyak 38 unit dan rehab rumah sebanyak 23 unit.

Baca juga: Pendampingan Korban, Dinsos PPA Klungkung Koordinasi dengan Penyidik


" Tahun 2023 ini semoga semua target tuntas, sesuai usulan yang memenuhi syarat untuk bedah atau rehab rumah," jelasnya.


Agung Mahajaya juga menegaskan, program bedah dan rehab rumah terus terlaksana karena fakta di lapangan setiap tahun selalu ada warga miskin baru.
 
“Kadang-kadang mereka yang sudah menikah kondisinya masih sama (miskin). Ini menyangkut pelayanan, target pelayanan tergantung usulan. Jika ada masyarakat yang mengusulkan, tidak boleh tidak dibantu. Yang namanya pelayanan tidak boleh selesai setop di situ,” katanya.


Sementara itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta sebelumnya menargetkan progam bedah rumah tuntas pada 2023. Sehingga anggaran pengentasan kemiskinan bisa perfokus untuk kegiatan pemerdayaan masyarakat. (*)

 

 

Berita lainnya di Berita Klungkung

 

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved