Berita Klungkung

Jadi Pusat Pembibitan Sapi Bali, Vaksinasi PMK Belum Menyasar Nusa Penida

Satgas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Klungkung, telah menerima tambahan vaksin 3000 dosis.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Vaksinasi PMK terhadap ternak di Klungkung beberapa waktu lalu. 

 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Satgas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Klungkung, telah menerima tambahan vaksin 3000 dosis.

Sehingga total vaksin yang diterima sejak awal ditemukannya kasus PMK Klungkung sebanyak 8000 dosis. 


Kepala Dinas Pertanian Klungkung Ida Bagus Juanida menjelaskan, vaksinasi PMK ini masih menyasar tiga kecamatan yakni di Kecamatan Klungkung, Kecamatan Banjarangkan, dan Kecamatan Dawan.

Baca juga: Dalami Dugaan Kasus Korupsi LPD Bakas, Kejari Klungkung Minta Keterangan Bendesa


Sementara di Nusa Penida vaksiansi PMK belum dilaksanakan, karena tidak ditemukannya kasus di wilayah kepulauan tersebut.

Padahal Nusa Penida merupakan lokasi pusat pembibitan sapi Bali.


" Semoga saja di Nusa Penida tidak muncul kasus (PMK). Dari sisi kewenangan karantina, jika satu pulau belum ada kasus PMK, maka vaksinasi sebisa mungkin tidak dilakukan," ujar Kepala Dinas Pertanian Klungkung, Ida Bagus Juanida, Senin 1 Agustus 2022 kemarin.

Baca juga: Pasokan Seret, Harga Ayam Potong Melonjak di Klungkung


Namun demikian, ia tidak bisa memastikan jika Nusa Penida akan akan terus tidak dijatah vaksin PMK.


" Kami tidak tahu bagaimana kebijakan dari provinsi ke depan terkait PMK ini. Bisa saja kemungkinan (divaksin), tapi harus minta rekomendasi," jelasnya.


Ia menyebutkan, vaksinasi tahap pertama sebanyak 3000 dosis menyasar ternak warga di Desa Tegak, Selat, Manduang, Selisihan, dan Akah.

Baca juga: Inspirasi dari Klungkung: Ngaben Massal Persatukan Krama Tiga Banjar di Desa Nyanglan


Lalu 2000 dosis pada tahap kedua menyasar desa di sepanjang Jalan By Pass Ida Bagus Mantra, seperti Desa Negari, Desa Takmung, Desa Gelgel, Desa Jumpai dan Tangkas.


Sementara pada vaksinasi tahap ketiga yakni sebanyak 3000 dosis ini, masih menyasar daerah yang dinilai menjadi jalur lalu lintas ternak, seperti Jumpai, Pesinggahan, dan Tangkas.


Meskipun sudah total mendapatkan 8000 dosis vaksin PMK. Jumlah ini masih di bawah 50 persen, dari total populasi ternak sapi di Klungkung yang mencapai sekitar 19.000 ekor. (*)

 

 

Berita lainnya di Berita Klungkung

Sumber: Tribun Bali
  • Berita Terkait :#Berita Klungkung
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved