Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022

Alami Cedera Retak Tulang, Pusarla Venkata Sindhu Mundur dari Ajang Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022

 Mantan juara dunia tunggal putri India, Pusarla Venkata Sindhu memutuskan mundur dari Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022.

KOMPAS.COM/GARRY LOTULUNG
Pebulu tangkis tunggal putri India Pusarla Venkata Sindhu dan tunggal putri Jepang Akane Yamaguchi (kanan) menerima piala dalam final Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (21/7/2019). 

TRIBUN-BALI.COM – Alami Cedera Retak Tulang, Pusarla Venkata Sindhu Mundur dari Ajang Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022.

Mantan juara dunia tunggal putri India Pusarla Venkata Sindhu memutuskan mundur dari Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022.

Alasan mundurnya Pusarla Venkata Sindhu ditengarai karena dirinya mengalami cedera retak tulang pada pergelangan kaki kirinya.

Kabar tersebut pun telah dikonfirmasi oleh sang ayah, Pusarla Venkata Ramana.

Melansir dari Sportstar lewat BolaSport.com, Ramana menjelaskan bagaimana putrinya sudah mengalami kesakitan sejak perempat final Commonwealth Games 2022.

"Tapi dia bermain di semifinal meski rasa nyeri yang parah sebelum memenangkan medali emas di CWG dengan pergelangan kaki yang dibalut tebal," kata Ramana.

"Sangat mengecewakan untuk melewatkan Kejuaraan Dunia terutama karena level performa Sindhu setelah memenangi Singapore Open dan CWG."

"Tapi, hal-hal seperti ini di luar kendali kami," kata Ramana.

Sindhu merupakan salah satu favorit pada Kejuaraan Dunia 2022.

Baca juga: REKOR The Daddies di Kejuaraan Dunia Bulutangkis: Selalu Juara, Tren Bagus Akan Terjaga Tahun Ini?

Pebulu tangkis berusia 27 tahun itu bisa dibilang spesialis turnamen besar karena cuma dua kali gagal meraih medali dari Kejuaraan Dunia atau Olimpiade sejak 2013 sampai 2021.

Khusus di Kejuaraan Dunia, Sindhu sudah memenangkan lima medali dengan salah satunya adalah emas yang diraih pada edisi 2019 di Basel, Swiss.

Kini, setelah dipastikan akan melewatkan Kejuaraan Dunia 2022, Sindhu direncanakan akan mengambil waktu istirahat selama beberapa pekan.

Ramana berharap putrinya mampu mempercepat proses pemulihannya sehingga siap kembali ke lapangan pada Oktober mendatang.

"Fokusnya pasti akan lebih pada pemulihan, dan kami akan menargetkan Denmark dan Paris Open pada pertengahan Oktober," ujar Ramana.

Halaman
123
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved