Berita Bali

Napi Korupsi Explore Buleleng Diusulkan Dapat Remisi HUT RI, Kemenkumham Jawab H-1

Marapidana korupsi program Explore Buleleng dan Bimtek CHSE dan 204 napi lainnya diusulkan dapat remisi HUT RI.

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Suasana di gedung Lapas Kelas IIB Singaraja, Bali. Narapidana korupsi program Explore Buleleng dan Bimtek CHSE dan 204 napi lainnya diusulkan dapat remisi HUT RI ke-77. 

TRIBUN-BALI.COM - Sebanyak 205 warga binaan Lapas Kelas IIB Singaraja diusulkan mendapatkan remisi HUT ke-77 RI.

Satu dari ratusan warga binaan yang diusulkan itu ialah mantan Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Made Sudama Diana.

Made Sudama Diana adalah narapidana kasus korupsi program explore Buleleng dan Bimtek CHSE.

Usulan itu dikirim ke Kementerian Hukum dan HAM ( Kemenkumham).

Kepala Lapas Kelas IIB Singaraja, Wayan Putu Sutresna mengatakan Sudama Diana diusulkan untuk mendapatkan remisi selama tiga bulan. Sudama Diana telah menjalani penahanan di Lapas Singaraja sejak awal 2021 lalu.

Berdasarkan putusan pengadilan, ia dihukum selama 2 tahun 8 bulan penjara.

Baca juga: Made Sudama Terpidana Kasus Explore Buleleng Bayar Denda, Kini Cukup Jalankan Hukuman Pidana Pokok

Selain Sudama Diana, ada beberapa warga binaan lainnya yang juga diusulkan untuk mendapatkan remisi, dengan pemotongan masa tahanan yang berbeda-beda.

Di antaranya 65 orang diusulkan untuk mendapatkan remisi satu bulan, 42 orang diusulkan untuk mendapatkan remisu dua bulan, 45 orang diusulkan untuk mendapatkan remisi tiga bulan.

Kemudian 27 orang diusulkan untuk mendapatkan remisi empat bulan, 20 orang diusulkan untuk mendapatkan remisi lima bulan, serta dua orang diusulkan untuk mendapatkan remisi enam bulan.

Sutresna menyebutkan, pihaknya juga mengusulkan dua orang warga binaan lainnya, agar mendapatkan remisi umum (RU) II.

Namun meski nantinya usulan itu disetujui, dua warga binaan itu masih tetap harus menjalani hukuman (tidak langsung bebas) karena masih ada hukuman subsider yang menjeratnya.

Dalam HUT RI ini, Sutresna menyebut tidak semua warga binaan yang diusulkan untuk mendapatkan remisi.

Baca juga: Kasus Korupsi Explore Buleleng & Bimtek CHSE, Bupati Buleleng Segera Pecat 8 Pejabat

Usulan itu hanya diberikan kepada warga binaan yang telah memenuhi syarat seperti berkelakuan baik, sudah memikiki putusan yang berkekuatan hukum tetap, sudah menjalani masa penahanam minimal enam bulan, serta aktif mengikuti program pembinaan di Lapas.

Kata Sutresna, Kementerian Hukum dan HAM RI akan menjawab usulan itu pada H-1 hari Kemerdekaam RI ditandai dengan turunnya Surat Keputusan (SK). "Jadi ini baru sebatas usulan.

"Warga binaan yang sudah memenubi syarat, pasti kami usulkan untuk mendapatkan remisi. Jadi keputusan dari kementerian baru akan kami terima saat H-1 hari Kemerdekaan. Astungkara semua usulan diterima," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved