Berita Denpasar

KASUS KORUPSI MASKER, Yesi Anggani dan Sugiantara Enggan Ajukan Eksepsi

Diketahui, Yesi Anggani dan Sugiantara merupakan rekanan dalam pengadaan masker di Dinsos Karangasem. Mereka enggan ajukan eksepsi.

can
Terdakwa Yesi Anggani dan Sugiantara saat menjalani sidang dakwaan secara daring. Kasus dugaan korupsi pengadaan masker di Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Karangasem, kembali bergulir di persidangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Denpasar, Selasa, 16 Agustus 2022. Kini yang duduk di kursi pesakitan, sebagai terdakwa adalah direktur Duta Panda Konveksi, Ni Nyoman Yesi Anggani (42). Dan Direktur Addicted Invaders, I Kadek Sugiantara (37). Keduanya merupakan rekanan yang ditunjuk dalam pengadaan masker. Yesi Anggani dan Sugiantara menjalani sidang dakwaan (berkas terpisah), dari jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem secara daring (online). 

TRIBUN-BALI.COM - Kasus dugaan korupsi pengadaan masker di Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Karangasem, kembali bergulir di persidangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi ( Tipikor) Denpasar, Selasa, 16 Agustus 2022.

Kini yang duduk di kursi pesakitan, sebagai terdakwa adalah direktur Duta Panda Konveksi, Ni Nyoman Yesi Anggani (42).

Dan Direktur Addicted Invaders, I Kadek Sugiantara (37).

Keduanya merupakan rekanan yang ditunjuk dalam pengadaan masker.

Yesi Anggani dan Sugiantara menjalani sidang dakwaan (berkas terpisah), dari jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri ( Kejari) Karangasem secara daring (online).

Dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum Matheos Matulessy, kedua terdakwa dikenakan dakwaan subsidairitas.

Yaitu dakwaan primair Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU RI No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor yang telah diubah dengan UU RI No. 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU RI No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca juga: HARI INI Eks Kadisos Karangasem dkk Jalani Sidang Vonis Dugaan Korupsi Masker

Baca juga: Kasus Korupsi Masker: 2 Pejabat Dipenjara, 5 Orang Bebas, 2 Rekanan Tunggu Sidang

Kasus dugaan korupsi pengadaan masker di Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Karangasem, kembali bergulir di persidangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Denpasar, Selasa, 16 Agustus 2022.

Kini yang duduk di kursi pesakitan, sebagai terdakwa adalah direktur Duta Panda Konveksi, Ni Nyoman Yesi Anggani (42).

Dan Direktur Addicted Invaders, I Kadek Sugiantara (37).

Keduanya merupakan rekanan yang ditunjuk dalam pengadaan masker.

Yesi Anggani dan Sugiantara menjalani sidang dakwaan (berkas terpisah), dari jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem secara daring (online).

Dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum Matheos Matulessy, kedua terdakwa dikenakan dakwaan subsidairitas.

Yaitu dakwaan primair Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU RI No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor yang telah diubah dengan UU RI No. 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU RI No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Kasus dugaan korupsi pengadaan masker di Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Karangasem, kembali bergulir di persidangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Denpasar, Selasa, 16 Agustus 2022. Kini yang duduk di kursi pesakitan, sebagai terdakwa adalah direktur Duta Panda Konveksi, Ni Nyoman Yesi Anggani (42). Dan Direktur Addicted Invaders, I Kadek Sugiantara (37). Keduanya merupakan rekanan yang ditunjuk dalam pengadaan masker. Yesi Anggani dan Sugiantara menjalani sidang dakwaan (berkas terpisah), dari jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem secara daring (online). Dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum Matheos Matulessy, kedua terdakwa dikenakan dakwaan subsidairitas. Yaitu dakwaan primair Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU RI No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor yang telah diubah dengan UU RI No. 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU RI No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (Pixabay)

Dan subsidair, perbuatan kedua terdakwa tersebut diancam pidana dalam Pasal 3 jo Pasal 18 UU RI No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor yang telah diubah dengan UU RI No. 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU RI No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Terhadap dakwaan jaksa penuntut umum, para terdakwa yang didampingi penasihat hukumnya enggan mengajukan eksepsi.

"Majelis hakim, kami tidak mengajukan eksepsi," ucap penasihat hukum terdakwa kepada majelis hakim pimpinan I Putu Gde Novyartha.

Diketahui, Yesi Anggani dan Sugiantara merupakan rekanan dalam pengadaan masker di Dinsos Karangasem.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka, menyusul beberapa pejabat Dinsos Karangasem lainnya yang telah menjalani sidang vonis di Pengadilan Tipikor Denpasar.

Para pejabat Dinsos yang telah menjalani sidang vonis, yakni mantan Kepala Dinas Sosial (Kadisos) Karangasem, I Gede Basma yang dijatuhi vonis pidana penjara selama satu tahun dan enam bulan (1,5 tahun) dan denda sebesar Rp 50 juta subsidair dua bulan kurungan.

I Gede Sumartana selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), dalam pengadaan masker diganjar pidana penjara selama setahun, denda Rp 50 juta subsidair dua bulan kurungan.

Sementara terdakwa lainnya, I Wayan Budiarta, I Nyoman Rumia (tim teknis), terdakwa I Ketut Sutama Adikusuma, I Gede Putra Yasa, dan Ni Ketut Suartini (tim pemeriksa) dibebaskan dari segala tuntutan pidana oleh majelis hakim.

Pengadaan masker di Dinsos Karangasem tahun 2020 sebanyak 512.797 pcs.

Di mana Yesi Anggani mengerjakan masker sebanyak 3000 ribu pcs dan Sugiantara mengerjakan masker sebanyak 212.797 pcs.

Keduanya mendapat keuntungan dari pengadaan masker dan menyebabkan kerugian negara sebanyak Rp 2.617.362.507. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved