Breaking News:

Berita Klungkung

Tahanan Kasus Narkoba di Klungkung Positif Covid-19, Diawasi Petugas Kejaksaan dan CCTV saat Isolasi

Diawasi CCTV dan Dijaga Petugas Kejaksaan Saat Isolasi, Tahanan Kasus Narkoba di Klungkung Positif Covid-19 

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Marianus Seran
Tribun Bali
Suasana di RSUD Klungkung, Selasa (16/8/2022). Seorang pasien kasus narkoba harus dirawat di RSUD Klungkung karena positif Covid-19. Foto: Eka Mita Suputra 

TRIBUN BALI. COM, SEMARAPURA- Seorang tahanan kasus narkoba harus menjalani isolasi karena positif Covid-19, Selasa (16/8/2022).

Saat ini tahanan tersebut masih mendapatkan perawatan di RSUD Klungkung, dan mendapatkan pengawasan dari petugas Kejaksaan Negeri Klungkung.

Plt Direktur RSUD Klungkung drg. I Gusti Ayu Ratna Dwijawati mengungkapkan, hingga Selasa (16/8/2022) terdapat 10 pasien Covid-19 yang dirawat di ruang isolasi RSUD Klungkung.

"Lima pasien sudah positif Covid-19, dan 5 diantaranya suspect.

Pasien seorang tahanan itu, sudah terkonfirmasi Covid-19," ujar Gusti Ayu Ratna Dwijawati, Selasa (16/8/2022).

Baca juga: Rancang Perda Penyelenggaraan Pesantren, Ganjar Pranowo Berharap Pesantren Sejajar Pendidikan Formal

Awalnya tahanan itu yang diketahui terkait kasus narkoba itu, harus dirawat di RSUS Klungkung dengan keluhan batuk, pilek, dan mual. Setelah mendapatkan perawatan, kondisinya sudah membaik.

" Secara umum kondisi pasien tersebut sudah stabil," jelasnya.

Saat ini tahanan tersebut masih dirawat di ruang isolasi Kedongdong RSUD Klungkung.

Untuk keamanan, di ruangan isolasi telah terpasang kamera CCTV. Demikian juga ada petugas dari Kejaksaan Negeri Klungkung yang berjaga di luar ruangan isolasi.

Sementara Kasi Intel Kejari Klungkung, Erfandi Kurnia Rachman tidak menampik hal itu. Menurutnya itu merupakan tahanan pengadilan.

Baca juga: Modus Baru Simpan Sabu di Micro Tube PCR, Polisi Bekuk Pengedar Ini, Pengembangan di Enam TKP

Tahanan itu saat ini diisolasi di RSUD Klungkung, dengan diawasi petugas dari kejaksaan dan kepolisian.

"Itu statusnya tahanan pengadilan, kasusnya sudah masuk tuntutan.

Tahanan ini hendak kami limpahkan ke Rutan, setelah swab ternyata positif Covid-19. Lalu ada penerapan dari Pengadilan untuk antarkan ke rumah sakit, akhirnya kami bawa untuk dirawat di RSUD Klungkung ," ungkap Erfandi Kurnia. (*) 

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved