Berita Klungkung

Festival Adat Budaya Nusantara Perdana Digelar, Ratusan Raja Se-Nusantara Berkumpul di Klungkung

Kabupaten Klungkung menjadi tuan rumah berkumpulnya ratusan raja se-Nusantara dan Mancanegara dalam Festival Adat Budaya Nusantara I

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Festival Adat Budaya Nusantara Perdana Digelar di Klungkung, Kamis 18 Agustus 2022. 

 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Kabupaten Klungkung menjadi tuan rumah berkumpulnya ratusan raja se-Nusantara dan Mancanegara dalam Festival Adat Budaya Nusantara I yang digelar di Alun-Alun Ida I Dewa Agung Jambe, Kamis 18 Agustus 2022 kemarin.


Hadir langsung Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta bersama Fokompinda Klungkung dan sebanyak 211 kerajaan dari seluruh nusantara yang tergabung dalam Masyarakat Adat Nusantara (Matra) dan belasan perwakilan kerajaan dari mancanegara.

Baca juga: Pangempon Khawatir Area Pura Ratu Pasek Roboh, Temui Bupati Klungkung untuk Mencari Solusi


Ketua DPP Matra, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangku Alam II mengatakan, Festival Adat dan Budaya Nusantara yang pertama kali diadakan ini adalah sebagai bentuk upaya memperkuat silaturahmi kerajaan dan lembaga adat sekaligus menggali potensi ekonomi serta menunjukkan kepedulian pada ketahanan adat dan budaya nusantara.


"Festival ini sebagai upaya untuk melestarikan adat dan budaya Nusantara dan mempertahankan eksistensi adat dan budaya," ujar Pangeran Adipati Arya.

Baca juga: Sempat Dilaporkan Hilang 5 Jam, Balita Usia 3 Tahun di Klungkung Ditemukan Meninggal di Sungai


Bupati Suwirta, mengucapkan selamat datang dan terima kasih terpilihnya Kabupaten Klungkung sebagai tempat pertamakali di gelarnya Festival Adat Budaya Nusantara.


 "Kabupaten Klungkung sebagai tempat pusatnya kerajaan di Bali semoga dengan terselenggaranya Festival Adat dan Budaya Nusantara Kabupaten Klungkung semakin terkenal di Nusantara maupun ke Mancanegara," ujar Bupati Suwirta


Dirinya juga berharap Raja se-Nusantara yang hadir memberikan nuansa positif bahwa dulunya Klungkung ini sebagai pusat kerajaan hingga sekarang masih memuliakan dan mencintai adat, budaya. (*)

 

 

Berita lainnya di Berita Klungkung

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved