Berita Buleleng

Hanya Tiga Kelompok Petani di Buleleng Ikut Asuransi, Petani Tak Berminat Karena Proses Ribet

Minat petani di Buleleng untuk mengikuti AUTP minim, petani merasa proses untuk mengklaim asuransi tersebut akan panjang

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Kabid Sarana dan Prasarana Pertanian, Dinas Pertanian Buleleng, Made Siladharma - Hanya Tiga Kelompok Petani di Buleleng Ikut Asuransi, Petani Tak Berminat Karena Proses Ribet 

Selanjutnya Subak Anyar Tegal asal Desa Jinengdalem, Kecamatan Buleleng, dengan luas lahan 10.3 hektar, serta Subak Bengekel, asal Desa Bengkel, Kecamatan Busungbiu dengan luas lahan 10 hektar.

Hingga saat ini ketiga subak tersebut belum mengklaim asuransinya.

Sementara pada 2021 lalu, ada 10 subak yang mengikuti asuransi ini, dengan total luas lahan 112.57 hektar.

Dari 10 subak yang mengikuti asuransi tersebut, klaim sudah diberikan kepada tiga kelompok subak, dengan total klaim Rp 103 juta lebih.

Klaim diberikan karena tiga kelompok subak itu mengalami gagal panen akibat kekeringan dan terserang penyakit jamur (blas). (*).

Kumpulan Artikel Buleleng

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved