Berita Bali
LUKA BAKAR Korban Kompor Mayat Meledak Sampai 98 Persen, Simak Beritanya
Oskar dikabarkan mengalami luka bakar hingga 98 persen. Ia salah satu korban kompor mayat meledak di Blahbatuh pada upacara ngaben massal.
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Update tragedi kompor mayat meledak, kini korban masih dalam perawatan di rumah sakit.
Raut wajah sedih tampak dari istri dari Bagus Oskar Norizon Ninu (33), korban luka bakar pada upacara ngaben massal di Blahbatuh, Gianyar, Bali.
Sang istri sedang menunggu suaminya, yang kini dalam perawatan di Ruang Luka Bakar, ICU RSUP Prof Ngoerah, Denpasar.
Ketika ditemui, Ayu Tri selaku Istri dari Oskar mengatakan ketika kejadian kompor mayat meledak itu, ia tidak berada di lokasi.
Baca juga: NGERI, Ngaben di Blahbatuh, Sejumlah Warga Terbakar, UGD RSUD Sanjiwani Penuh
Baca juga: TRAGEDI Kompor Mayat Meledak di Blahbatuh, Ini Penjelasan Pemilik Kompor Mayat

"Tahu informasinya jam 20.00 (8) malam.
Saya tidak di lokasi, saya langsung ke RSUD Sanjiwani.
Yang menyewakan kompor itu kakek saya.
Karena suami libur kan banyak kemarin pakai kompor jadi diajak," jelasnya pada, Sabtu 20 Agustus 2022.
Oskar dikabarkan mengalami luka bakar hingga 98 persen.
Ia pun turut mengklarifikasi kabar yang viral, di mana dikatakan kesalahan tersebut karena pemilik sewa kompor yang lalai.
"Itu dibilangnya kesalahan murni dari tukang kompor.
Padahal perjanjiannya tukang kompornya dari jam 11-12 lalu dari desanya mulai jam 18.00 seharusnya mulai dari pagi mereka di sana tapi mulainya jam 18.00.
Kakek saya yang menyewakan kompornya.
Karena soalnya ada kabar karena tukang kompornya lalai supaya tidak simpang siur," tambahnya.

Ia mengatakan belum mengetahui secara pasti jelasnya, karena kemarin kondisi sudah krodit dan kompornya meledak.