Berita Bali
LUKA BAKAR Korban Kompor Mayat Meledak Sampai 98 Persen, Simak Beritanya
Oskar dikabarkan mengalami luka bakar hingga 98 persen. Ia salah satu korban kompor mayat meledak di Blahbatuh pada upacara ngaben massal.
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Lalu ketika Tri menanyakan dengan orang di sekitar lokasi bukan seperti itu kejadiannya.
"Saya masih fokus yang terbakar.
Suami saya belum sadar.
Yang saya dengar posisi sudah selesai, tinggal matiin saja sebagian sudah selesai lalu siap-siap mau dimatiin pas suami saya lagi pegang selang tiba-tiba meledak.
Kemarin masih sadar suami saya, sampai di RSUD Sanjiwani," jelasnya.
Tak hanya suaminya, dua sepupunya juga dirawat di ICU luka bakar dan satu sepupunya menggunakan inkubasi dengan luka bakar 94 persen.

Ada 9 warga korban kompor mayat meledak di Blahbatuh
Sebanyak 9 warga Selat Belega, Blahbatuh, Gianyar menjadi korban luka bakar dalam insiden meledaknya kompor pembakaran mayat pada Jumat 19 Agustus 2022.
Saat dikonfirmasi kepada Ida Bagus Punarbawa, Sub Koordinator Umum Humas RSUD Sanjiwani Gianyar, dirinya membenarkan adanya pasien yang dirawat akibat insiden tersebut.
“Iya, kemarin sekitar jam 8 malam mulai dibawa ke IGD RSUD Sanjiwani.
Jumlah korban yang dibawa ke RSUD Sanjiwani Gianyar sebanyak 9 orang,” jelas Punarbawa saat ditemui Tribun Bali pada Sabtu 20 Agustus 2022.
Jumat 19 Agustus 2022 sekitar pukul 20.00 WITA, 9 korban mulanya dirawat di IGD RSUD Sanjiwani Gianyar, sebelum akhirnya diputuskan untuk dirujuk ke RSUP sanglah.
Dari 9 orang korban luka bakar tersebut, 6 diantaranya dirujuk ke RSUP Sanglah, Denpasar.
Hal tersebut dikarenakan, tingkat luka bakar yang diderita korban diatas 50 persen.
Selain itu, kurangnya fasilitas kesehatan juga menjadi penyebab pasien harus dirujuk ke RSUP Sanglah, Denpasar.