Berita Bali

LUKA BAKAR Korban Kompor Mayat Meledak Sampai 98 Persen, Simak Beritanya

Oskar dikabarkan mengalami luka bakar hingga 98 persen. Ia salah satu korban kompor mayat meledak di Blahbatuh pada upacara ngaben massal.

Pixabay
ilustrasi kebakaran - Oskar dikabarkan mengalami luka bakar hingga 98 persen. Ia salah satu korban kompor mayat meledak di Blahbatuh pada upacara ngaben massal. 

Lalu ketika Tri menanyakan dengan orang di sekitar lokasi bukan seperti itu kejadiannya.

"Saya masih fokus yang terbakar.

Suami saya belum sadar.

Yang saya dengar posisi sudah selesai, tinggal matiin saja sebagian sudah selesai lalu siap-siap mau dimatiin pas suami saya lagi pegang selang tiba-tiba meledak.

Kemarin masih sadar suami saya, sampai di RSUD Sanjiwani," jelasnya.

Tak hanya suaminya, dua sepupunya juga dirawat di ICU luka bakar dan satu sepupunya menggunakan inkubasi dengan luka bakar 94 persen. 

Peristiwa mengerikan terjadi dalam upacara ngaben di Selat Belega, Blahbatuh, Gianyar, Bali, Jumat 19 Agustus 2022.

Akibat kompor mayat meledak, sejumlah krama yang ada di setra setempat mengalami luka bakar serius.

Saat berita ini ditulis, para korban tengah menunggu penanganan di RSUD Sanjiwani, Gianyar, Bali. 

Seorang penunggu pasien di ruang UGD RSUD Sanjiwani Gianyar, Koming Astana, mengatakan jumlah korban dari kompor mayat meledak tersebut cukup banyak.
Peristiwa mengerikan terjadi dalam upacara ngaben di Selat Belega, Blahbatuh, Gianyar, Bali, Jumat 19 Agustus 2022. Akibat kompor mayat meledak, sejumlah krama yang ada di setra setempat mengalami luka bakar serius. Saat berita ini ditulis, para korban tengah menunggu penanganan di RSUD Sanjiwani, Gianyar, Bali.  Seorang penunggu pasien di ruang UGD RSUD Sanjiwani Gianyar, Koming Astana, mengatakan jumlah korban dari kompor mayat meledak tersebut cukup banyak. (weg)

Ada 9 warga korban kompor mayat meledak di Blahbatuh

Sebanyak 9 warga Selat Belega, Blahbatuh, Gianyar menjadi korban luka bakar dalam insiden meledaknya kompor pembakaran mayat pada Jumat 19 Agustus 2022.

Saat dikonfirmasi kepada Ida Bagus Punarbawa, Sub Koordinator Umum Humas RSUD Sanjiwani Gianyar, dirinya membenarkan adanya pasien yang dirawat akibat insiden tersebut.

“Iya, kemarin sekitar jam 8 malam mulai dibawa ke IGD RSUD Sanjiwani.

Jumlah korban yang dibawa ke RSUD Sanjiwani Gianyar sebanyak 9 orang,” jelas Punarbawa saat ditemui Tribun Bali pada Sabtu 20 Agustus 2022.

Jumat 19 Agustus 2022 sekitar pukul 20.00 WITA, 9 korban mulanya dirawat di IGD RSUD Sanjiwani Gianyar, sebelum akhirnya diputuskan untuk dirujuk ke RSUP sanglah.

Dari 9 orang korban luka bakar tersebut, 6 diantaranya dirujuk ke RSUP Sanglah, Denpasar.

Hal tersebut dikarenakan, tingkat luka bakar yang diderita korban diatas 50  persen.

Selain itu, kurangnya fasilitas kesehatan juga menjadi penyebab pasien harus dirujuk ke RSUP Sanglah, Denpasar.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved