Berita Gianyar

Polsek Blahbatuh dalami Penyebab kompor Mayat Meledak, Tunggu Hasil Labfor Polda

Polsek Blahbatuh, Gianyar, Bali tidak gegabah dalam menentukan status peristiwa meledaknya kompor jenazah yang merenggut dua nyawa

Gusping
Aparat kepolisian Polsek Blahbatuh, Gianyar, mengamankan beberapa barang bukti terkait insiden kompor mayat meledak. Tatkala pembakaran mayat dalam upacara ngaben massal di Setra Selat Belega, Blahbatuh, Gianyar, pada Jumat 19 Agustus 2022. Hal tersebut disampaikan Kapolsek Blahbatuh, Kompol I Made Tama. Dirinya menuturkan, beberapa barang bukti telah diamankan. Diantaranya tabung minyak yang digunakan untuk menampung minyak kompor, kompresor, serta selang kompresor. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Polsek Blahbatuh, Gianyar, Bali tidak gegabah dalam menentukan status peristiwa meledaknya kompor jenazah yang merenggut dua nyawa, pasca upacara ngaben di Desa Selat Belega.

Dimana saat ini, barang bukti berupa kompor masih dalam pemeriksaan lab forensik Polda Bali.

Pemeriksaan tersebut untuk mengetahui penyebab pasti kompor mayat tersebut bisa meledak.

"Penyebabnya kita masih menunggu hasil labfor, informasinya Senin besok hasilnya kita terima," ujar Kapolsek Blahbatuh, Kompol Made Tama, Minggu 21 Agustus 2022.

Aparat kepolisian Polsek Blahbatuh, Gianyar, mengamankan beberapa barang bukti terkait insiden kompor mayat meledak.

Tatkala pembakaran mayat dalam upacara ngaben massal di Setra Selat Belega, Blahbatuh, Gianyar, pada Jumat 19 Agustus 2022.

Hal tersebut disampaikan Kapolsek Blahbatuh, Kompol I Made Tama.

Dirinya menuturkan, beberapa barang bukti telah diamankan.

Diantaranya tabung minyak yang digunakan untuk menampung minyak kompor, kompresor, serta selang kompresor.
Aparat kepolisian Polsek Blahbatuh, Gianyar, mengamankan beberapa barang bukti terkait insiden kompor mayat meledak. Tatkala pembakaran mayat dalam upacara ngaben massal di Setra Selat Belega, Blahbatuh, Gianyar, pada Jumat 19 Agustus 2022. Hal tersebut disampaikan Kapolsek Blahbatuh, Kompol I Made Tama. Dirinya menuturkan, beberapa barang bukti telah diamankan. Diantaranya tabung minyak yang digunakan untuk menampung minyak kompor, kompresor, serta selang kompresor. (Gusping)

Kompol Tama menegaskan, meledaknya kompor jenazah yang merenggut banyak korban ini, dipastikan tidak ada unsur kesengajaan. Namun kemungkinan, kata dia, terjadi keteledoran dari pihak pemilik kompor jenazah. Namun apakah pemilik bisa dijerat pidana, mantan Kapolsek Ubud tersebut belum bisa memastikan.

"Dalam menentukan status pemilik kompor, kita masih kumpulkan keterangan saksi-saksi," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Kompor mayat meledak dalam upacara ngaben di Selat Belega, Blahbatuh, Gianyar kini merenggut dua nyawa. Yakni Bagus Oscar dan Kedek Gian Pramana Putra (15). Jenasad Oscar masih dititipkan di RSUP Sanglah. Sementara Gian, dititipkan di RSUD Sanjiwani Gianyar. Keduanya menghembuskan napas terakhir dalam perawatan di RSUP Sanglah.

Kadek Gian merupakan warga Selat Belega. Dimana saat kejadian, remaja yang masih duduk di bangku SMPN 3 Blahbatuh itu tengah mengikuti prosesi pengabenan ayahnya sendiri. Saat masih dalam perawatan, ia mengalami luka bakar mencapai 90 persen.

Saat peristiwa kompor meledak tersebut, Gian berada dalam posisi yang sangat dengat dengan kompor. Karena itu, iapun mengalami luka bakar yang sangat serius. Saat terbakar, ia berlari hingga ke rumah warga untuk mencari air. Iapun sempat masuk ke kamar mandi warga.

Sementara, Bagus Oskar merupakan petugas kompor mayat asal Banjar Intaran, Desa Pejeng, Tampaksiring. Dimana kompor mayat tersebut merupakan milik kakeknya sendiri. 

Detik-detik Kompor Meledak

Inilah detik-detik kengerian kompor jenazah meledak di Blahbatuh. Gian berlari ke rumah warga.

Suara mendesis seperti ban kempes, terdengar oleh krama Desa Selat Belega, Blahbatuh, Gianyar, Bali saat petulangan singa di selatan setra/kuburan Desa Adat Selat dibakar, Jumat 18 Agustus 2022.

Dimana saat itu, I Gusti Nyoman Gede (60) tiba di setra setelah sempat pulang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved