Berita Gianyar
Polsek Blahbatuh dalami Penyebab kompor Mayat Meledak, Tunggu Hasil Labfor Polda
Polsek Blahbatuh, Gianyar, Bali tidak gegabah dalam menentukan status peristiwa meledaknya kompor jenazah yang merenggut dua nyawa
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Harun Ar Rasyid
Yakni, Oscar, Gian dan dua petugas kompor mayat lainnya.
Bahkan, Bendesa Selat, saat itu syok berat, sehingga mendapatkan pertolongan oksigen dari Palang Merah Indonesia (PMI) Gianyar.
Gusti Gede, selaku saksi mata dalam kejadian itu, mengatakan ia tak bisa melupakan momen tragis tersebut.
Terlebih lagi, iapun menjadi salah satu korban dalam peristiwa ini.
Namun beruntung, lukanya masih bisa ditolerir.
Seharusnya, dirinya bisa selamat dalam tragedi tersebut.
Sebab sebelum ledakan terjadi, ia sempat pulang.
"Sebelum kejadian saya sempat pulang ke rumah. Tapi entah kenapa, rasanya pengen lagi ke kuburan, saat itu ada paman saya yang dikremasi," ujarnya.
Peristiwa tragis tersebut kini menyisakan duka.
Sebab, per Minggu 21 Agustus 2022, dua orang korban telah meninggal dunia dalam perawatan di RSUP Sanglah. Yakni Bagus Oskar asal Banjar Intaran Pejeng, Tampaksiring selaku petugas kompor mayat dan Kadek Gian yang saat itu mengikuti proses kremasi ayahnya.
Kelian Adat Selat, I Wayan Suartawan mengatakan, pihaknya selaku keluarga Gian sangat kehilangan.
Sebab kejadian ini sama sekali tidak pernah terduga.
Terkait meninggalnya Gian, pihak keluarga telah meminta petunjuk pada sulinggih.
Dimana diberikan petunjuk, jenazah Gian akan diaben atau dikremasi, Selasa 23 Agustus 2022 ini.
"Kami telah melakukan paruman keluarga, dan telah mendapatkan petunjuk di Griya, bahwa jenazah almarhum akan diaben Selasa ini," ujarnya. (*)