Berita Denpasar
Pembangunan SMPN 15 Denpasar Terhambat Kemiringan Lahan, Progres Baru 21,98 Persen
Pelaksanaan pembangunan SMPN 15 Denpasar yang berada Jalan Kebo Iwa, Gang Batu Sunia, Desa Padangsambian Kaja, Denpasar, Bali, masih berjalan.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pelaksanaan pembangunan SMPN 15 Denpasar yang berada Jalan Kebo Iwa, Gang Batu Sunia, Desa Padangsambian Kaja, Denpasar, Bali, masih berjalan.
Selaku kontraktor pelaksana pembangunan ini adalah PT. Anindyaguna sedangkan konsultan pengawas adalah PT. Catur Artha.
Adapun nilai pekerjaan proyek ini yakni Rp15.824.817.594,61 yang bersumber dari dana APBD Kota Denpasar.
Hingga saat ini, progres pembangunan ini baru mencapai 21,925 persen.
Baca juga: Vaksin Covid-19 Dosis Keempat untuk Tenaga Kesehatan di Denpasar Sudah Sasar 6.034 Orang
Target ini molor dari rencana seharusnya yang sudah mencapai 23,988 persen, sehingga mengalami keterlambatan 2,063 persen.
Hal tersebut diungkapkan oleh Konsultan Pembangunan SMPN 15 Denpasar, I Wayan Sujana dalam rapat kerja Komisi III DPRD Kota Denpasar bersama Disdikpora Kota Denpasar, Senin 22 Agustus 2022.
Sujana mengatakan ada banyak kendala di lapangan dalam pembangunan ini, salah satunya tingkat kemiringan tanah.
Di mana tanah ini miring dari utara ke selatan dan juga dari barat ke timur.
Bahkan menurutnya dari barat ke timur, ada selisih kemiringan hingga 12 meter.
“Saat ini pembangunan tetap berjalan meskipun banyak kendala di lapangan. Bahkan di tengah-tengah juga ada palung, sehingga itu yang membutuhkan waktu lama,” kata Sujana.
Saat ini pihaknya sudah melakukan pembersihan, dan yang sudah dibangun yakni pelinggih Panunggun Karang, dan tembok panyengker.
Baca juga: Edukasi Warga, Desa Dangin Puri Kaja Denpasar Gelar Program Penanaman Sayur Sistem Swakelola
Selanjutnya akan dilakukan pembangunan candi bentar dan padmasana.
“Untuk pembangunan gedung tetap juga berjalan. Sekarang baru bisa lancar pembangunannya, kemarin sedang kritis makanya terlambat,” katanya.
Ia menambahkan ada 3 gedung yang dibangun di SMPN 15 Denpasar.
Dua gedung diperuntukkan untuk ruang kelas, dengan masing-masing gedung ada 15 ruang kelas.