Berita Badung

Giri Prasta Tak Masalah Pasar Hewan Beringkit Tutup Hingga G20 Berakhir, Oleng akan Disuntik Modal

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta tidak mempermasalahkan jika pasar hewan beringkit, yang berlokasi di Jalan Raya Mengwitani ditutup sampai perhelat

istimewa
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat ditemui usai Sidang Paripurna pada Rabu 24 Agustus 2022. 

Kendati demikian juga berharap pihak Perumda bisa berinovasi dan membuat terobosan baru lewat unit-unit pasar yang lain. 

"Meski pendapatan asar Beringkit ini ditutup, namun kan juga masih ada pasar yang lain. paling tidak harus bisa menghidupi  karyawan-karyawan kami yang ada disitu," terangnya.

Baca juga: Aksi Nengah Rudiati, Ibu Satu Anak di Bali Kibarkan Bendera Merah Putih di Kedalaman Laut 18 Meter

Bilamana nanti imbas dari lamanya penutupan Pasar sapi ini Perumda Pasar Mangu Giri Sedana sampai oleng, maka pihaknya di Pemerintah Daerah akan segera memberikan suntikan modal.

"Itu kalau memang pengurus kami yang ada di PD Pasar dan Badan Pengawasnya, kalau pun itu tidak bisa kita bantu dengan penyertaan modal dong," imbuhnya.

Untuk diketahui Pasar Hewan Beringkit, Mengwitani hingga kini masih ditutup. Penutupan kemungkinan besar akan dilakukan sampai G20 berakhir.

Selain itu, Pasar Hewan Beringkit, juga terancam  mengalami kerugian lebih dari Rp 2 Miliar. Hal itu lantaran pasar hewan terbesar di Bali akan tutup  hingga perhelatan G20 berakhir. 

Penutupan pasar yang menjadi sentra jual beli ternak sapi di Bali ini merupakan kebijakan pemerintah pusat guna mencegah meluasnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Bahkan pihak perumda sebelumnya memprediksi jika pasar di tutup sampai penghujung tahun, kerugian bisa di alami Rp 3 Miliar lebih.

Direktur Utama Perumda Pasar Mangu Giri Sedana, I Made Sukantra tak menampik perihal tersebut.

Menurutnya, penutupan pasar sapi telah berlangsung sejak tanggal 5 Juli sampai 19 Juli 2022 dan diperpanjang hingga 1 Agustus 2022.

Namun kenyataannya sampai saat ini, transaksi sapi masih ditutup. Bahkan belum diketahui kapan akan bukanya.

"Masih tutup, sesuai informasi dari tim pengendali PMK provinsi, disampaikan lockdown sampai berakhir G20," katanya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved