Berita Denpasar

4 Incumbent Ditantang Pendatang Baru, Bertarung dalam Pilkel Serentak 2022 di Denpasar

Pilkel serentak 2022 di Denpasar, Pilkel akan digelar pada 18 September 2022 di empat desa.

TRIBUN BALI/ I PUTU SUPARTIKA
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMD), Wayan Budha - 4 Incumbent Ditantang Pendatang Baru, Bertarung dalam Pilkel Serentak 2022 di Denpasar 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Sejumlah baliho calon perbekel di empat desa yang menggelar Pemilihan Perbekel (Pilkel) tampak terpampang di berbagai titik strategis.

Mereka adalah calon perbekel yang akan bertarung pada Pilkel serentak tahun 2022 di Kota Denpasar.

Pertarungan Pilkel serentak 2022 di Kota Denpasar pun diprediksi berlangsung ketat.

Pasalnya, dari empat desa yang menggelar Pilkel tahun ini, semua incumbent atau petahana kembali maju bertarung dan ditantang pendatang baru.

Baca juga: 8 Calon Perbekel akan Bertarung dalam Pilkel di Denpasar pada 18 September Mendatang

Saat ini tahapan Pilkel di Kota Denpasar masih terus bergulir.

Pilkel akan digelar pada 18 September 2022 di empat desa.

Di antaranya Desa Kesiman Kertalangu, Desa Dangin Puri Kelod, Desa Peguyangan Kaja, dan Desa Tegal Kerta.

Sekarang tahapan Pilkel Denpasar tengah memasuki tahap kampanye tertutup.

Para calon pun sudah mulai melakukan sosialisasi, termasuk dengan memasang baliho.

Selain itu saat ini juga tengah dilaksanakan proses pengadaan dan pendistribusian perlengkapan dan dukungan perlengkapan pemilihan perbekel.

Setelah ini, pada 12 hingga 14 September 2022 barulah kampanye terbuka dari calon perbekel.

Selanjutnya pada 15 hingga 17 September 2022 merupakan masa tenang, dan 18 September akan digelar pemilihan serentak untuk 4 desa ini.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kota Denpasar, I Wayan Budha, mengatakan ada delapan calon perbekel yang bertarung dalam pilkel ini.

“Dari empat desa yang menggelar Pilkel serentak pada 18 September mendatang, ada 8 calon yang ikut. Masing-masing desa ada dua calon saja,” kata Budha.

Menariknya, dari delapan calon di empat desa tersebut, empat di antaranya berstatus incumbent atau petahana.

Keempat perbekel lama dari empat desa kembali maju dan ditantang para pendatang baru.

Di Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, dua calon yang akan bertarung adalah I Made Suena yang merupakan incumbent, dan Ketut Sudarma yang merupakan pendatang baru.

Dua calon perbekel yang menjadi kontestan di Desa Dangin Puri Kelod, Denpasar Timur, adalah I Made Sada yang merupakan incumbent, dan I Nyoman Ardana yang merupakan newcomers.

Sementara di Desa Peguyangan Kaja, Denpasar Utara, yang maju yakni I Made Parmita yang merupakan incumbent, dan I Wayan Diartawan yang merupakan newcomers.

Sedangkan di Desa Tegal Kerta, Denpasar Barat, dua calon yang akan bertarung yakni I Putu Trisna Jaya yang merupakan incumbent, dan Mulyadi yang merupakan pendatang baru.

"Untuk di Desa Tegal Kerta ada tiga pendaftar, namun satu orang atas nama I Gede Arya Wiyasa mengundurkan diri sebelum penetapan calon," kata Budha.

Budha mengatakan, untuk pengumuman dan pemberitahuan tempat dan waktu pemungutan suara kepada pemilih dan saksi oleh KPPS akan dilakukan tanggal 15-17 September 2022.

Selanjutnya pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di TPS tanggal 18 September 2022.

Kemudian dilanjutkan pengesahan dan pelantikan calon perbekel terpilih oleh Wali Kota Denpasar diagendakan tanggal 10 Oktober 2022 dan paling lambat tanggal 31 Oktober 2022.

“Kalau bisa, kami inginkan pelantikannya tanggal 10 Oktober bertepatan dengan berakhirnya masa jabatan perbekel yang lama dan pas juga hari raya Tilem,” ujarnya. (*).

Kumpulan Artikel Denpasar

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved