Berita Badung
Marak Ditemukan Pengoplosan Gas LPG, Pemkab Badung dan TNI/Polri Monitoring, Antisipasi Kecurangan
Marak Ditemukan Pengoplosan Gas LPG, Pemkab Badung AJak TNI/Polri Monitoring, Antisipasi Kecurangan
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Marianus Seran
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Pengoplosan tabung gas LPG dari ukuran 3 Kg ke 12 Kg di Kabupaten Badung masih tetap ditemukan, meski beberapa kali kasus pengoplosan telah terungkap.
Kendati demikian pemerintah setempat mengaku tetap melakukan monitoring sebulan sekali untuk mengantisipasi hal tersebut.
Kepala Bagian (Kabag) Sumber Daya Alam (SDA) setda Badung Made Adi Adnyana didampingi Kasubag SDM Energi dan Air Putu Puspita mengakui jika dirinya sudah rutin melakukan monitoring.
“Sebenarnya untuk monitoring sudah kita lakukan setiap bulan. Apalagi di tengah naiknya harga BBM,” ujarnya saat dikonfirmasi Rabu 7 September 2022.
Pihaknya mengaku monitoring dilakukan di beberapa Agen, Pangkalan maupun SPBU.
Monitoring dilakukan untuk mengantisipasi kecurangan seperti pengoplosan maupun memastikan penyediaan stok dan juga harga.
Baca juga: Race Jukung di Pantai Bunutan Karangasem, Diikuti 45 Tim Bali dan NTB, Promosi Destinasi Wisata
“Tidak hanya kecurangan pengoplosan yang kami antisipasi, namun kami juga pastikan stok dan juga harga yang dijual,” terangnya.
Untuk pelaksanaan monitoring pihaknya sendiri, namun juga mengajak instansi terkait seperti TNI/Polri khususnya Polres Badung.
Sehingga jika saat monitoring ditemukan kecurangan, sudah pasti dilakukan proses hukum sesuai yang berlaku.
“Polres Badung juga ikut di tim kami untuk melakukan monitoring migas.
Kami tidak hanya fokus pada migas, namun juga minyak bumi penggunaan air dalam sumur dan yang lainnya,” ucapnya.
Disinggung mengenai penemuan pengoplosan yang diungkap Polres Badung, pihaknya mengaku semua itu merupakan laporan dari masyarakat.
Baca juga: 16.259 KK di Badung Bali Terima BLT BBM, Disalurkan Bertahap
Kendati demikian dari informasi yang diterima Gudang pengoplosan berada di wilayah Tabanan.
Namun menurut informasi yang didapat, beberapa wilayah yang menjadi atensi dan diduga banyak terjadi pengoplosan tabung gas yakni di Desa Bongkasa Pertiwi, Darmasaba, Kerobokan dan Sibang.