Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bangli

Dahan Pohon Keramat Ratusan Tahun di Bangli Tumbang 

Dahan pohon keramat berusia ratusan tahun yang tumbuh di areal Pura Dadia Pasek Gelgel Banjar Metra Kelod, Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku, Bangli

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Jero Sajian Mangku, I Ketut Suda. Dahan pohon keramat ratusan tahun di Bangli tumbang.  

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Dahan pohon keramat berusia ratusan tahun yang tumbuh di areal Pura Dadia Pasek Gelgel Banjar Metra Kelod, Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku, Bangli, Bali dilaporkan tumbang.

Musibah ini menyebabkan kerusakan di sejumlah bangunan pura. 


Menurut Jero Sajian Mangku, I Ketut Suda, tumbangnya pohon jenis Bunut ini diketahui pada hari Kamis 8 September 2022 sekitar pukul 02.00 wita.

Tumbangnya pohon ini akibat hujan deras yang terjadi pada hari Rabu 7 September 2022 kemarin.

 

Baca juga: Dewan Bangli ACC Kenaikan Gaji Petugas Pungut Kintamani


"Hujannya tergolong deras dari jam 22.00 wita. Di samping juga kondisi pohon yang sudah lapuk, karena usianya sudah mencapai ratusan tahun. Kebetulan saya tinggal di sebelah barat pura."

"Pada saat kejadian, rasanya seperti gempa. Ketika saya lihat keluar, ternyata dahan pohonnya tumbang," ujarnya. 


Lanjut Mangku Suda, pasca mengetahui kejadian tersebut, pihaknya segera melapor ke Perbekel. Dan sekitar pukul 05.00 wita, BPBD Bangli dan Provinsi telah mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi material pohon tumbang.

"Karena pohon ini dikeramatkan, terlebih dahulu dilakukan upacara piuning sebelum dilakukan proses evakuasi," imbuhnya.


Tumbangnya dahan pohon itu menutup akses jalan sekitar, yang merupakan jalur Desa Yangapi menuju Suter, Kintamani.

Akibatnya masyarakat maupun anak-anak sekolah harus memutar melintasi jalur Banjar Suka Jiwa maupun Banjar Metra Tengah. 


Selain itu tumbangnya pohon tersebut juga menyebabkan kerusakan sejumlah palinggih di Pura yang diempon sebanyak 195 KK ini.

"Palingih yang rusak di antaranya palinggih gedong betel, Sanggaran dan tembok panyengker Pura sepanjang kurang lebih enam meter. Untuk estimasi kerusakan ditaksir mencapai ratusan juta rupiah," ucapnya.

Baca juga: Warga Bangli Bali diminta Waspadai Cikungunya, Kasus DBD 76 Kasus


Pasca musibah ini, pihaknya berencana mengumpulkan pengempon pura untuk melakukan rembug.

Apabila keberadaan pohon dirasa membahayakan penduduk, maka rencananya akan diprelina. 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved