Berita Badung
Badung Akan Bangun Tempat Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkoba di Badung Utara
Pembangunan tempat rehabilitasi untuk penyalahgunaan narkoba di Badung akan dibangun tahun 2023 mendatang.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Pembangunan tempat rehabilitasi untuk penyalahgunaan narkoba di Badung akan dibangun tahun 2023 mendatang.
Proyek pembangunannya nanti akan dilakukan di wilayah Badung Utara.
Hal itu pun diungkapkan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat penandatanganan komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban wilayah jelang G20 di puspem Badung, Jumat 16 September 2022.
Pihaknya mengaku bahwa pembangunan tempat rehabilitasi yang akan dilakukan merupakan janji dirinya dengan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNNRI) yakni Komjen. Pol. Dr. Drs. Petrus Reinhard Golose, M.M.
Baca juga: Terkait Petisi Polusi Suara di Canggu, Satpol PP Badung Sebut Besok Dibahas di Provinsi
Namun hal itu belum bisa terealisasi tahun ini karena masalah keuangan daerah.
"Nanti untuk tempat rehabilitasi bagi penyalahgunaan narkoba di Badung akan kami buatkan tempat rehabilitasi di tahun 2023 mendatang," katanya Jumat 16 September 2022.
Pihaknya mengaku tempat rehabilitasi, rencananya akan dibangun di Badung Utara.
Bahkan Bupati asal Desa Pelaga, Petang itu mengaku sudah menyediakan tempat untuk pembangunan gedung rehabilitasi.
"Jadi sudah ada tempatnya, nanti teman-teman media akan tahu saat peletakan batu pertama nanti," ungkapnya.
Diakui, pihaknya mewakili pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen agar ada rumah rehabilitasi di Kabupaten Badung.
"Jadi saya si berharap nanti di Badung utara," sambungnya.
Disinggung apakah sudah ditetapkan lokasi pastinya di Empat Kecamatan yakni Kuta Utara, Mengwi, Abiansemal dan Petang? Giri Prasta hanya menjawab normatif.
Baca juga: Realisasi BLT BBM di Badung Sampai 99 Persen, Sisanya Tidak Dibayarkan Karena PKM Meninggal
"Nanti aja kita lihat di mana pastinya," tegasnya
Terkait dengan pembangunan kapan akan dilakuka pastinya Giri Prasta merancang pembangunan tersebut bisa dilakukan tahun 2023 mendatang. Sehingga jika tidak ada halangan akan langsung dilakukan pembangunan fisik.
"Kalau tidak ada halangan, astungkara bisa kita laksankan di tahun 2023 ini," imbuhnya.